Jumat, Februari 27, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungCetak Sejarah Sejak Berdiri, Perumda Pasar Raih WDP Pertama di Era HHRM...

Cetak Sejarah Sejak Berdiri, Perumda Pasar Raih WDP Pertama di Era HHRM Lewat Tangan Dingin Tiga Direksi

DetailNews.id, Bitung – Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Bitung mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola keuangan. Berdasarkan hasil audit Tahun Buku 2025 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), BUMD tersebut meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), melonjak dua tingkat dari opini Disclaimer pada Tahun Buku 2024.

Capaian ini menjadi yang pertama sejak Perumda Pasar berdiri, sekaligus diraih pada periode kepemimpinan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE Dan Wakil Wali Kota Randito. Maringka, S.Sos (HHRM), melalui tangan dingin tiga direksi yakni Ramlan Mangkialo (Plt Direktur Utama), Ronny Boham, dan Vanny Kaunang (Plt Direktur Operasional).

Plt Direktur Utama Ramlan Mangkialo menegaskan, lonjakan opini audit tersebut menjadi tonggak penting dalam pembenahan BUMD di Kota Bitung.

“Ini sejarah bagi Perumda Pasar Kota Bitung. Sejak berdiri, baru kali ini kita melonjak dua tingkat sekaligus dalam opini audit. Ini bukti perubahan arah kebijakan dan tata kelola memberi dampak nyata,” kata Ramlan, Jumat (27/2/2026).

Menurut dia, capaian tersebut bukan hasil perombakan struktur besar-besaran, melainkan perubahan pendekatan manajerial dan penguatan komitmen direksi.

“Struktur manajemen pada dasarnya masih sama. Yang berubah adalah arah kebijakan dan ketegasan dalam pengawasan. Kami sepakat melakukan penataan ulang sistem kerja, memperketat kontrol, dan memastikan seluruh proses sesuai standar akuntansi serta prinsip good corporate governance,” ujarnya.

Ramlan menyebut opini Disclaimer pada 2024 menjadi alarm serius bagi manajemen.

“Disclaimer itu peringatan keras. Kami tidak mencari pembenaran, tetapi langsung bekerja membenahi sistem secara cepat, terukur, dan sistematis. Hasilnya bisa dilihat hari ini,” katanya.

Sejak Juli 2025, direksi melakukan sejumlah langkah konkret, antara lain penertiban administrasi dan rekonsiliasi data keuangan, optimalisasi penagihan pendapatan unit pasar, penekanan potensi kebocoran, monitoring berkala realisasi pendapatan dan belanja, hingga penguatan sistem pengendalian internal.

Pembenahan signifikan dilakukan di sektor operasional sebagai sumber utama pendapatan. Plt Direktur Operasional Vanny Kaunang disebut berperan sentral dalam memastikan perubahan berjalan efektif di lapangan.

“Kami memastikan tidak ada lagi celah kebocoran. Semua pendapatan harus tercatat, terukur, dan transparan. Ketika operasional tertib, laporan keuangan otomatis lebih akuntabel,” ujar Vanny.

Ia menambahkan, disiplin administrasi kini menjadi budaya kerja baru di internal perusahaan.

“Tidak ada kompromi terhadap ketidaktertiban administrasi. Ini kerja kolektif. WDP hari ini adalah buah dari konsistensi dan pengawasan yang ketat,” tegasnya.

Meski demikian, manajemen menegaskan opini WDP bukan garis akhir.

“WDP bukan tujuan akhir. Ini awal transformasi. Target kami jelas menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kami ingin Perumda Pasar menjadi BUMD yang sehat, profesional, dan berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bitung,” pungkas Ramlan.

Lonjakan dari Disclaimer ke WDP dalam satu tahun dinilai sebagai progres signifikan bagi BUMD di daerah. Capaian ini menandai babak baru Perumda Pasar Kota Bitung menuju tata kelola yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan dalam menopang ekonomi daerah.

 

Liputan : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments