DetailNews.id – Nuansa hangat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2025, Rabu (11/06/2025).
Kunjungan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulut, Darwin Muksin, selaku Ketua Tim Penilai. Turut hadir mendampingi, Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, serta Ketua TP PKK Bolmong, Ny. Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi, bersama sejumlah pejabat daerah lainnya.
Acara penyambutan berlangsung di Balai Desa Kopandakan II dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Dony Lumenta. Hadir pula Asisten I Setda Bolmong yang juga Plh. Kadis PMD, Deker Rompas, Kadis Kominfo Ma’rief Mokodompit, Kadis Dukcapil Irlansyah Mokodompit, Kaban BPBD Sugiarto Banteng, Kadis Kesehatan I Ketut Kolak, Kasat Pol PP Zulfadhli Binol, Kapolsek Lolayan AKP Rusdin Zima, perwakilan Danramil Lolayan, Sangadi Kopandakan II, serta perangkat OPD lainnya.
Dalam sambutannya, Darwin Muksin mengapresiasi antusiasme dan keramahan warga Kopandakan II. Ia menegaskan bahwa kegiatan penilaian ini merupakan bagian dari strategi mendorong pembangunan desa secara menyeluruh.
“Kesan pertama sangat luar biasa. Sambutan masyarakat sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Penilaian ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen kami untuk memperkuat peran desa dalam mendukung ketahanan pangan, pengembangan koperasi, dan berbagai program strategis lainnya,” ujar Muksin.
Sementara itu, Wakil Bupati Dony Lumenta menegaskan pentingnya semangat inovasi di tingkat desa. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan ajang penilaian ini sebagai motivasi membangun desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
“Desa-desa di Bolmong harus menjadi lokomotif pembangunan daerah. Jangan hanya berpuas diri dengan keadaan. Teruslah berinovasi dan bersaing secara sehat. Penilaian ini adalah bukti bahwa desa kita bisa tampil dan bersinar di tingkat provinsi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional oleh tim dari provinsi, tanpa intervensi dari pihak manapun.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Desa Kopandakan II untuk menunjukkan keberhasilannya sebagai desa yang aktif, inovatif, dan berkomitmen dalam pembangunan berbasis masyarakat. Warga desa berharap keikutsertaan ini dapat membuka jalan menuju pengakuan sebagai desa unggulan di Provinsi Sulawesi Utara.
Peliput : Hidayat Gumalangit