spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBolmongDharma Santi Nyepi Saka 1947 di Bolmong: Wujud Harmoni dan Komitmen Toleransi...

Dharma Santi Nyepi Saka 1947 di Bolmong: Wujud Harmoni dan Komitmen Toleransi Antarumat Beragama

DetailNews.id – Dalam upaya mempererat tali persaudaraan dan memperkuat nilai toleransi antarumat beragama, Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow turut menghadiri dan mendukung pelaksanaan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1947, yang diselenggarakan di Balai Seni PHDI Kembang Mertha, Desa Amertha Buana, Kecamatan Dumoga Timur, Rabu (21/5/2025) kemarin.

Kegiatan ini mengangkat tema “Manawasewa Madawasewa, Mewujudkan Bolaang Mongondow Juara”, yang bermakna ajakan bagi seluruh umat untuk mengabdikan diri kepada sesama manusia (Manawasewa) dan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Madawasewa), sebagai landasan membangun masyarakat yang harmonis dan berprestasi.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Bolmong, Kamsiran Yusuf, S.Pd.I hadir bersama jajaran tokoh lintas agama serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kehadiran ini menjadi bentuk nyata komitmen Kementerian Agama dalam mendukung keberagaman dan kegiatan keagamaan umat Hindu di wilayah tersebut.

“Harmoni dan kerukunan antarumat beragama adalah pondasi kuat bagi Bolaang Mongondow menuju predikat juara, baik dalam prestasi, pembangunan, maupun dalam kehidupan berbangsa dan beragama,” ujar Kamsiran Yusuf dalam sambutannya.

Sementara itu, I Made Wida, Penyelenggara Hindu Kemenag Bolmong yang mewakili Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, menyampaikan hikmah Nyepi. Dalam refleksinya, ia menegaskan bahwa Catur Brata Penyepian adalah momen penting untuk introspeksi, pembaruan spiritual, dan membangun keseimbangan hidup antara aspek sosial dan religius.

“Dharma Santi bukan sekadar seremoni, tetapi simbol pemurnian diri dan rekonsiliasi pasca Nyepi. Melalui Manawasewa dan Madawasewa, kita diajak mempererat hubungan antarmanusia dan spiritualitas kepada Ida Sang Hyang Widhi,” ucapnya.

Acara turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kapolsek dan Danramil Dumoga Timur, tokoh masyarakat, serta pemuda Hindu dari berbagai wilayah di Bolmong.

Rangkaian Dharma Santi yang berlangsung dengan penuh khidmat mencakup doa bersama, persembahyangan, sambutan tokoh-tokoh daerah, hingga ramah tamah antar umat dan unsur masyarakat. Kegiatan ini menjadi puncak perayaan Hari Raya Nyepi sekaligus sarana untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat komitmen dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Dharma Santi kali ini tak hanya mencerminkan kuatnya nilai-nilai luhur umat Hindu, tetapi juga memperlihatkan wajah toleransi dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang tumbuh subur di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Peliput : Dayat Gumalangit

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments