Jumat, April 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungDiikuti 950 Atlet dari Sulut, Walikota Cup Taekwondo Bitung 2026 Resmi Dibuka

Diikuti 950 Atlet dari Sulut, Walikota Cup Taekwondo Bitung 2026 Resmi Dibuka

FrosDetailNews.id, Bitung – Kota Bitung kembali menjadi pusat perhatian olahraga bela diri dengan digelarnya Open Tournament Taekwondo Walikota Cup Champion Bitung 2026 di GOR Dua Sudara. Kejuaraan terbuka ini berlangsung selama empat hari, 10–12 April 2026, dan diikuti ratusan atlet dari berbagai dojang di Sulawesi Utara.

Turnamen yang menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi di daerah tersebut mempertandingkan dua kategori utama, yakni kyorugi (tarung) dan poomsae (jurus), dengan peserta mulai dari kategori super pracadet hingga senior.

Ketua Panitia Pelaksana Hiskia Alfa Lesar mengatakan kejuaraan ini dirancang sebagai ruang kompetisi yang sehat sekaligus bagian dari pembinaan atlet sejak usia dini.

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bagi atlet-atlet muda agar memiliki pengalaman bertanding sejak dini dan mampu mengembangkan prestasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, turnamen tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antar dojang serta memperkuat jaringan komunitas taekwondo di Sulawesi Utara.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperluas popularitas taekwondo di tengah masyarakat sekaligus mempererat solidaritas antar klub dan pelatih,” tambahnya.

Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Frosman Dandel yang mewakili Wali Kota Bitung Hengky Honandar. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.

“Pemerintah Kota Bitung sangat mengapresiasi pelaksanaan Open Tournament Taekwondo Walikota Cup Champion Bitung. Kegiatan seperti ini bukan hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan bermental kuat,” kata Frosman.

Menurutnya, olahraga merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita memberikan ruang positif bagi anak-anak dan generasi muda untuk berkembang. Ini juga menjadi bagian dari upaya membangun prestasi daerah serta memperkuat citra Kota Bitung sebagai kota yang aktif dalam pembinaan olahraga,” jelasnya.

Frosman juga berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial dari Sulawesi Utara.

“Kami berharap dari ajang ini akan lahir atlet-atlet taekwondo yang kelak mampu membawa nama Sulawesi Utara bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh atlet untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam bertanding.

“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam kompetisi. Namun semangat, disiplin, dan sportivitas adalah kemenangan sejati bagi setiap atlet,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Taekwondo Indonesia Kota Bitung Femmy Tuange melalui Sekretaris Abdul Samad Arsyad menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bitung dan seluruh pengurus yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Turnamen ini menjadi wadah penting bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat kebersamaan antar penggiat taekwondo,” kata Abdul Samad.

Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki aturan yang harus dihormati oleh seluruh peserta.

“Dalam setiap pertandingan tentu ada menang dan kalah. Jika ada keberatan atau protes, semuanya sudah memiliki mekanisme dan aturan yang jelas. Yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas dan membangun mental sebagai dasar dalam olahraga ini,” ujarnya.

Kejuaraan ini diikuti sekitar 950 atlet dari 39 dojang yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Pertandingan dipimpin oleh 30 wasit resmi, sementara panitia pelaksana melibatkan sekitar 30 orang.

Selain memperebutkan medali di setiap kategori, para juara umum juga akan memperoleh piala tetap dan hadiah uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi atlet dan kontingen terbaik.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polres Bitung, Dinas Kesehatan Kota Bitung, serta PDAM Kota Bitung, serta sejumlah sponsor dari perusahaan dan pelaku UMKM.

Dengan dukungan pemerintah daerah, panitia, serta komunitas olahraga, Open Tournament Taekwondo Walikota Cup Champion Bitung 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem olahraga di Sulawesi Utara serta membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet masa depan Indonesia.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments