DetailNews.id, Bitung — Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup melalui upacara militer yang berlangsung khidmat di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (4/2/2026).
Upacara penutupan dipimpin oleh Kepala Staf Kodam XIII/Merdeka yang diwakili Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si. Sebanyak 509 mantan prajurit siswa dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan dasar kemiliteran selama dua bulan dan resmi dilantik menjadi Prajurit Tamtama TNI AD.
Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Dansecata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade R. W., S.I.P., M.H., M.Sc., sementara Perwira Upacara dijabat Kasipers Rindam XIII/Merdeka Mayor Inf Surisfiyanto. Susunan pasukan upacara melibatkan unsur pelatih dan pembina Secata Rindam XIII/Merdeka, Korsik Kodam XIII/Merdeka, serta empat Satuan Setingkat Kompi (SSK) mantan prajurit siswa.
Rangkaian upacara diawali dengan kedatangan Kasdam XIII/Merdeka beserta rombongan, laporan jaga kesatriaan, pemeriksaan pasukan, hingga prosesi utama penutupan pendidikan. Dalam upacara tersebut dilaksanakan penanggalan tanda prajurit siswa, pelantikan Prajurit Tamtama TNI AD, penerimaan ijazah, pengalungan medali, serta pengambilan dan penandatanganan Sumpah Prajurit.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Kasdam XIII/Merdeka, ditegaskan bahwa Dikmata merupakan tahap awal pembentukan prajurit TNI AD yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa Sapta Marga melalui pembinaan fisik, mental, dan keprajuritan.
“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan ini adalah bukti kesiapan para Prajurit Tamtama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Pendidikan ini bukan akhir, melainkan awal pengabdian sebagai prajurit rakyat, prajurit pejuang, dan prajurit profesional,” ujar Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto.
Kasdam XIII/Merdeka juga menekankan pentingnya integritas dan kedekatan dengan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Saya menekankan kepada seluruh Prajurit Tamtama agar senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, menjunjung tinggi disiplin serta loyalitas, meningkatkan profesionalisme, dan menghindari segala bentuk pelanggaran,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kasdam turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Rindam XIII/Merdeka atas dedikasi dalam membentuk prajurit TNI AD yang tangguh dan berkarakter.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komandan Rindam XIII/Merdeka beserta seluruh pelatih dan pembina yang telah bekerja keras membentuk prajurit-prajurit muda yang siap menghadapi tantangan tugas ke depan,” tambahnya.
Upacara penutupan ini dihadiri sejumlah pejabat TNI-Polri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka, Danrindam XIII/Merdeka, para Asisten Kasdam dan Kepala Badan Kodam XIII/Merdeka, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka, Ketua Persit KCK Cabang X Rindam, perwakilan Pemerintah Kota Bitung, TNI AL, TNI AU, Polri, Kejaksaan, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Hi. Ruslan Abdul Gani, S.Sos.
Turut hadir pula keluarga dan orang tua mantan prajurit siswa serta insan pers, dengan total kehadiran sekitar 700 orang. Upacara berakhir pada pukul 09.50 WITA dan dilanjutkan dengan demonstrasi kemampuan oleh mantan prajurit siswa serta kegiatan ramah tamah.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 12.21 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Sebagai tindak lanjut, 509 Prajurit Tamtama Infanteri yang dinyatakan lulus akan melanjutkan Pendidikan Lanjutan Tamtama Infanteri yang dijadwalkan mulai pada 7 Februari 2026 di Secata Rindam XIII/Merdeka.
Pelipur : ical






