DetailNews.id, Tarakan – Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus dimatangkan Pemerintah Kota Tarakan. Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, bersama Wakil Wali Kota Ibnud Saud Is, turun langsung ke sawah dalam kegiatan Tanam Padi dan Cetak Sawah di kawasan RT 17 Ring Road, Kelurahan Juata Laut, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Tarakan dalam mendukung agenda nasional swasembada pangan sekaligus membangun kemandirian pangan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.
Program Cetak Sawah Juata Laut memiliki total luasan mencapai 202 hektare. Pada tahap awal, dilakukan penanaman padi di lahan seluas sekitar 15 hektare dengan menggunakan benih unggul varietas Mekongga. Pengelolaan lahan dilakukan oleh Brigade Pangan Juata Inti Perkasa (JIP) dengan target produktivitas sekitar 3 ton per hektare.
Dalam sambutannya, Wali Kota, menegaskan sektor pertanian tetap menjadi prioritas strategis meski Tarakan dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan.
“Ketahanan pangan adalah fondasi kemandirian daerah. Pemerintah tidak hanya mendorong, tetapi hadir langsung bersama petani,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian RI telah menyalurkan berbagai bantuan sarana produksi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, mulai dari benih padi unggul, kapur pertanian, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga dukungan teknologi pertanian modern.
Tak lupa, Wali Kota mengapresiasi dukungan lintas sektor yang terlibat dalam program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0907/Tarakan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara atas dukungan sarana dan prasarana pertanian. Ini bukti nyata sinergi untuk mewujudkan pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, DPRD Provinsi Kalimantan Utara, perangkat daerah terkait, serta kelompok tani setempat.
Menariknya, kegiatan tanam padi kali ini juga memanfaatkan teknologi drone untuk metode Tanam Benih Langsung (TABELA), menandai langkah Tarakan menuju modernisasi pertanian berbasis teknologi.
Selain itu, peserta kegiatan secara daring turut menyaksikan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dari Karawang, Jawa Barat.
Dengan program cetak sawah dan pemanfaatan teknologi modern ini, Tarakan optimistis mampu memperkuat produksi pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan. *
Peliput: Raden







