DetailNews.id, Sulut – Sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Provinsi Sulut kembali membuka pintu kerja sama internasional dengan Jepang. Dalam audiensi dengan PT Indonesia Nippon Anugerah (INA Group), Pemprov Sulut membahas skema pengiriman tenaga kerja hingga peluang ekspor komoditas unggulan., Rabu (11/2/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Pemprov Sulut ke Jepang beberapa waktu lalu. Audiensi tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk menindaklanjuti peluang kolaborasi yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pengiriman tenaga kerja asal Sulut ke Jepang melalui berbagai skema, seperti program magang, Tokutei Ginou (pekerja terampil spesifik), hingga internship. Program ini diharapkan dapat membuka akses kerja lebih luas bagi generasi muda Sulut, sekaligus meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka sesuai standar internasional.
Selain sektor ketenagakerjaan, peluang ekspor produk perikanan turut menjadi perhatian. Komoditas unggulan seperti lobster dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar Jepang. Dengan sumber daya kelautan yang melimpah, Sulut dipandang mampu memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Tak hanya itu, sektor sumber daya mineral, termasuk emas, juga masuk dalam pembahasan. Potensi kerja sama di bidang pariwisata dan investasi turut menjadi bagian dari agenda diskusi sebagai upaya memperluas jaringan kemitraan global serta menarik masuknya investasi baru ke Bumi Nyiur Melambai.
Audiensi tersebut juga membahas secara teknis rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan dan mitra di Jepang. Kesepakatan ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju realisasi kerja sama yang lebih konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Pemprov Sulut menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional, sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.*
Peliput : Dade Paputungan






