DetailNews.id, Bitung — Kegiatan Ramadhan Fest yang diselenggarakan oleh Perumda Pasar Kota Bitung pada hari ke-4 Ramadan berlangsung khidmat di kawasan Pasar Takjil Pusat Kota Bitung, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan pembawa hikmah Ramadan, Drs. H. Sudarto Katidjo, M.PDi, tokoh agama Kota Bitung sekaligus Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Bitung.
Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa ibadah puasa tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial.
“Puasa membentuk karakter manusia agar menjadi pribadi yang bertaqwa, mampu mengendalikan diri, dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar Sudarto.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.
“Kita diperintahkan untuk mengejar apa yang Allah anugerahkan bagi kehidupan akhirat, namun tidak melupakan kehidupan dunia. Berbuat baiklah kepada sesama, kepada lingkungan, kepada kota kita, dan kepada diri kita sendiri,” katanya.
Menurut Sudarto, ibadah yang dijalankan dengan kesungguhan akan melahirkan keberkahan dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
“Setiap usaha yang dilakukan dengan niat baik dan keikhlasan akan menjadi amal yang mabrur dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Fest menjadi ruang kebersamaan antara pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat.
“Ramadhan Fest merupakan bentuk komitmen Perumda Pasar Kota Bitung untuk menghadirkan pasar yang tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat,” ujar Vanny Kaunang.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pasar.
“Kami ingin momentum Ramadan menjadi penguat solidaritas sosial, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi pedagang takjil di Kota Bitung,” katanya.
Ramadhan Fest menjadi bagian dari rangkaian program sosial keagamaan Perumda Pasar Kota Bitung selama bulan suci Ramadan, dengan harapan mendorong terciptanya masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Peliput : ical






