DetailNews.id, Tarakan – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Taman Azhra Juata Permai, Tarakan Utara, Minggu (12/4/2026). Ratusan warga Lumajang yang merantau di Tarakan berkumpul dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-3 sekaligus halalbihalal Paguyuban Warga Lumajang.
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarperantau. Nuansa religius pun terasa sejak awal acara melalui doa bersama yang dipanjatkan demi keberkahan dan kebersamaan.
Ahmad Soleh, yang mewakili Ketua Paguyuban Warga Lumajang, Suprapto, membuka sambutan dengan ungkapan syukur. Ia menegaskan bahwa kebersamaan tersebut merupakan nikmat yang patut dijaga.
“Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT kita dapat berkumpul merayakan hari ulang tahun dan halalbihalal dalam suasana penuh kekeluargaan. Ini menjadi bukti bahwa meski jauh dari Lumajang, persaudaraan tetap erat,” ujarnya.

Ia juga menggambarkan kuatnya semangat warga Lumajang di perantauan meski jauh dari kampung halaman di lereng Gunung Semeru.
“Meski jauh dari kaki Gunung Semeru, semangat persaudaraan warga Lumajang tetap hidup di Tarakan sebagai rumah kedua, tempat kita saling menguatkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Soleh turut menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Paguyuban yang berhalangan hadir karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Ia pun mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kesembuhan. “Mari kita doakan agar beliau segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas bersama kita,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh yang telah merintis terbentuknya paguyuban, serta kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan.
“Terima kasih kepada para sesepuh dan seluruh panitia yang menjadi ‘pendekar-pendekar’ di balik terselenggaranya acara ini,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, tokoh masyarakat, serta perwakilan paguyuban daerah lain seperti Blitar dan Pagoya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap eksistensi paguyuban sebagai wadah sosial dan budaya.
Dalam sambutannya, Ibnu Saud Is mengapresiasi kekompakan warga Lumajang di perantauan. Ia menilai, kegiatan halalbihalal dan HUT paguyuban menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman. “Di perantauan seperti ini, kekuatan kita ada pada persatuan. Guyub rukun harus terus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari SH Official (Senantiasa Hadir), Asia Silo Rita, mewakili Supa’ad Hadianto, turut menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-3 Paguyuban Warga Lumajang Kota Tarakan.
Ia menjelaskan bahwa Supa’ad Hadianto belum dapat hadir karena masih dalam perjalanan dari luar daerah. Meski demikian, pesan dan dukungan tetap disampaikan kepada seluruh warga.
“Beliau menyampaikan salam hangat dan mengucapkan selamat ulang tahun ke-3. Semoga tali silaturahmi terus terjaga dan paguyuban semakin solid,” ujarnya.

Rita menambahkan, kehadiran tim SH Official merupakan bentuk komitmen untuk tetap dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi wadah penyalur aspirasi warga. “Tim ini menjadi perpanjangan tangan bagi masyarakat agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan warga Lumajang di Tarakan yang dinilai mampu menjaga kebersamaan di tengah kehidupan perantauan. “Luar biasa, kekompakan warga Lumajang di Tarakan ini patut diapresiasi. Semoga terus terjaga dan semakin berkembang,” tambahnya.
Perayaan HUT ke-3 ini berlangsung meriah namun tetap sederhana. Canda tawa, kebersamaan, serta semangat guyub rukun menjadi warna utama dalam kegiatan tersebut.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus mempererat persaudaraan dalam peringatan HUT ke-3 Paguyuban Warga Lumajang. Momen tersebut menjadi puncak kebersamaan, ditandai dengan saling berbagi dan penuh kehangatan antarwarga yang hadir.
Peliput: Raden



