DetailNews.id, Bitung — Menjelang pembukaan resmi Ramadhan Fest 2026, Perumda Pasar Kota Bitung terus mematangkan berbagai persiapan teknis dan non-teknis guna memastikan kegiatan tahunan tersebut berjalan lancar, tertib, dan memberi dampak ekonomi maksimal bagi masyarakat.
Ramadhan Fest 2026 kembali digelar sebagai agenda rutin dalam menyemarakkan Bulan Suci Ramadan sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi berbasis UMKM di Kota Bitung. Tahun ini, konsep penataan lokasi, kurasi pedagang, hingga penguatan aspek kebersihan dan keamanan menjadi fokus utama panitia sebelum pembukaan resmi dilakukan.
Plt Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, menegaskan bahwa seluruh jajaran telah bekerja intensif sejak beberapa pekan terakhir untuk memastikan kesiapan maksimal.
“Kami ingin pembukaan Ramadhan Fest 2026 berjalan tertib, nyaman, dan memberikan kesan positif sejak hari pertama. Semua persiapan, mulai dari penataan lapak, sistem pengamanan, hingga kebersihan lokasi sudah kami matangkan,” ujar Vanny, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, Ramadhan Fest bukan sekadar bazar musiman, tetapi bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan.
“Fokus utama kami adalah pemberdayaan pelaku UMKM lokal. Momentum Ramadan ini harus menjadi peluang peningkatan omzet bagi pedagang kecil. Kami ingin kegiatan ini benar-benar memberi dampak ekonomi nyata bagi warga,” tegasnya.
Vanny juga menambahkan, tahun ini Perumda Pasar melakukan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan.
“Kami melakukan pembenahan berdasarkan evaluasi tahun lalu. Area pengunjung dibuat lebih tertata, akses keluar-masuk diperjelas, serta pengawasan harga dan kualitas produk kami perketat agar masyarakat merasa aman dan nyaman berbelanja,” tambahnya.
Ramadhan Fest 2026 tidak hanya menghadirkan bazar kuliner takjil seperti kolak, es buah, aneka gorengan, hingga kue tradisional, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan keagamaan seperti tausiyah, lomba religi anak, serta program berbagi bagi warga yang membutuhkan.
Antusiasme masyarakat yang tinggi setiap tahunnya menjadi indikator kuat bahwa Ramadhan Fest telah menjadi ikon Ramadan di Kota Bitung. Perumda Pasar optimistis, dengan persiapan yang lebih matang, pembukaan tahun ini akan berlangsung lebih meriah dan berdampak luas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan selama Ramadhan Fest berlangsung. Ini adalah ruang silaturahmi kita bersama sekaligus motor penggerak ekonomi lokal,” tutup Vanny Kaunang.
Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Ramadhan Fest 2026 diharapkan kembali menjadi pusat aktivitas Ramadan yang membawa berkah serta memperkuat fondasi ekonomi masyarakat Kota Bitung.
Peliput : ical






