Rabu, Februari 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsJelang Ramadhan 1447 Hijriah, Harga Kebutuhan Pokok di Sleman Naik Drastis

Jelang Ramadhan 1447 Hijriah, Harga Kebutuhan Pokok di Sleman Naik Drastis

DetailNews.id, Sleman – Memprihatinkan, disaat masyarakat muslim sedang mempersiapkan diri untuk menyediakan kebutuhan bahan pokok dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, sejumlah harga justru naik drastis. Parahnya lagi, kebaikan harga kebutuhan pokok ini sangat drastis dan harus menguras lebih dalam isi kantong.

Pantauan di Pasar Tradisional Sleman, misalnya. Sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan signifikan menjelang Bulan Ramadan. Lonjakan harga ini terpantau menyasar komoditas penting seperti telur ayam, minyak goreng, beras hingga daging ayam potong.

Selain bahan pangan utama, bumbu dapur juga ikut mengalami kenaikan. Harga cabai, bawang merah, serta bawang putih juga merangkak naik.

Lantas, yang menjadi tanda tanya publik, sejauh manakah peran Pemkab Sleman dan Satgas Pangan Polri dalam melakukan pantauan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan ini?.

Bisa jadi pengawasan dan pemantauan dilakukan hanya secara acak atau di toko ritel modern saja?.

Fendi (41), salah seorang pedagang sembako di kawasan Pasar Sleman, Kabupaten Sleman, DIY saat ditemui di tempat berjualan membenarkan kenaikan harga beberapa komoditas pangan. Ia menyebutkan bahwa tren kenaikan ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kenaikan harga sembako merupakan hal yang lumrah terjadi di pasar. Kondisi ini biasanya dipicu oleh meningkatnya permintaan pasar setiap kali menjelang hari besar keagamaan,” kata Fendi, Rabu (18/2/2026).

Kenaikan harga ini pun memicu keluhan dari sejumlah warga Sleman, terutama kalangan ibu-ibu rumah tangga. Salah satunya, Endah (38), warga tak jauh dari Pasar Sleman, mengaku sangat terbebani dengan kenaikan harga kebutuhan pokok ini.

“Kenaikan yang terjadi setiap momen hari besar sangat menyulitkan masyarakat. Saya juga heran, katanya ada Satgas Pangan pengendali harga. Ada Pemda yang katanya turun mengawasi lonjakan harga tapi kok harga tetap naik drastis. Lagu lama yang membebani rakyat kecil,” kata Endah.

Menurut Endah, salah satu kebutuhan pokok yang kenaikan harganya sangat tidak wajar yakni ayam potong. Semula harga ayam potong hanya berkisar Rp32.000 per kg kini naik menjadi Rp43.000 sampai Rp45.000 per kg. Begitu juga telur ayam, yang sebelumnya hanya Rp22.000 per kg sekarang naik menjadi Rp40.000 per kg.

“Pokoknya semua kebutuhan pokok harganya naik signifikan,” jelas Endah.

Ia meminta Pemerintah Sleman dan Satgas Pangan Polri segera turun tangan untuk menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok di pasar. Artinya, lembaga terkait itu tidak hanya turun sekali saja atau hanya sesaat, tetapi harus melakukan pengawasan secara intens dan kontinyu.

Endah mengatakan, apa yang ia usulkan ini dinilai sangat mendesak agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah situasi sulit saat ini.

Peliput : Muhammad

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments