Kamis, Februari 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaManggaraiKolaborasi di Masa Reses, Anggota DPRD Manggarai Turun Langsung Perbaiki Akses Warga

Kolaborasi di Masa Reses, Anggota DPRD Manggarai Turun Langsung Perbaiki Akses Warga

DetailNews.id, Manggarai – Reses kerap dipahami sebagai agenda formal anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat. Namun, bagi Maria Imakulata Moto, anggota DPRD Kabupaten Manggarai Dapil Tiga dari fraksi PDI Perjuangan, masa reses bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan momentum untuk bekerja langsung bersama warga.

Hal itu tampak dalam kegiatan reses yang digelar di Desa Gelong, tepatnya di kawasan Ajang RT/RW 01/01. Fokus kegiatan adalah perbaikan jalan yang melintasi Jembatan Wae Dese akses utama bagi warga Kampung Pahar, Lenteng, Ndiwar, Nati, Pering, hingga Desa Gelong Raya. Jalan tersebut sebelumnya kerap dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan berpotensi membahayakan pengguna, baik roda dua maupun roda empat.

Sebelum agenda resmi dimulai, warga telah berkumpul untuk bergotong royong membersihkan lingkungan serta memperbaiki titik-titik jalan yang rusak. Material seperti pasir dan semen merupakan kontribusi langsung dari Maria Imakulata Moto yang akrab disapa KK Meri, sementara masyarakat menyumbangkan tenaga.

“Perbaikan jalan ini untuk menjaga keselamatan semua pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat,” ujar KK Meri saat menyemangati warga yang terlibat dalam kerja bakti yang mereka sebut sebagai “vaksinasi sosial bersama”.

Kegiatan reses tersebut sengaja tidak dilaksanakan di kantor desa. Kepala Desa Gelong, Tomas Abu, dalam sambutannya menegaskan bahwa pilihan lokasi menjadi simbol pendekatan yang berbeda. “Kita tidak memilih kantor desa karena ingin membuktikan bahwa reses ini adalah kerja sama nyata,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Babinkamtibmas Kecamatan Lelak serta Penjabat Desa Bangka Dese. Kehadiran unsur keamanan dan pemerintah desa memperlihatkan kolaborasi lintas elemen dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, KK Meri juga memaparkan sejumlah program yang direncanakan terealisasi untuk Desa Gelong pada tahun 2026. Ia mengakui masih terdapat berbagai kebutuhan yang harus diperjuangkan secara bertahap melalui mekanisme anggaran dan kebijakan daerah.

“Kegiatan swadaya hari ini adalah bentuk pendekatan seorang Dewan terhadap masyarakat, dan kegiatan seperti ini datang dari saya sendiri,” ungkapnya.

Salah satu warga yang turut ambil bagian menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, keterlibatan langsung anggota dewan memberi semangat baru bagi masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

“Kami sangat bangga dan antusias dengan kegiatan yang didorong oleh KK Meri sendiri. Selain meningkatkan rasa kekeluargaan, juga mempererat kerja sama untuk membangun desa. Kalau kita selalu hanya berharap dana pemerintah, kapan jalan rusak ini akan diperbaiki,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, reses tidak lagi dimaknai sebatas agenda administratif, melainkan menjadi ruang kolaborasi nyata antara wakil rakyat dan masyarakat. Kerja bersama di lapangan menjadi bukti bahwa pembangunan dapat dimulai dari langkah sederhana gotong royong dan kepedulian bersama.

Peliput : Safrinus

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments