DetailNews.id, Bitung — Komitmen percepatan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) TNI AD di Kota Bitung terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Kodim 1310/Bitung menggelar Karya Bakti dalam rangka Latihan Dalam Satuan (LDS) yang dipusatkan di kawasan Rusunawa Tangkoko, Kelurahan Manembo-Nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, sebagai bagian dari persiapan marshalling area sementara pasukan Yon TP sebelum pembangunan satuan permanen di Kelurahan Makawidey, Kecamatan Aertembaga, rampung.
Apel Karya Bakti dipimpin langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., didampingi Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ. Hadir pula unsur Forkopimda dan pejabat terkait, di antaranya perwakilan Polres Bitung, Ditpolairud Polda Sulut, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Perumda Bangun Bitung, Pabung Minahasa Utara, para Danramil dan perwira staf Kodim 1310/Bitung, camat, lurah, serta instansi teknis lainnya.
Personel yang terlibat dalam Karya Bakti ini berasal dari Kodim 1310/Bitung, Yonmarhanlan VIII Bitung, Satrol Bitung, Ditpolairud, Polres Bitung, Satpol PP, Komponen Cadangan (Komcad), hingga masyarakat sekitar Rusunawa Tangkoko.
Wali Kota Bitung Hengky Honandar dalam amanatnya menegaskan bahwa Karya Bakti merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membangun bangsa, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kerja bakti, melainkan bagian strategis dari dukungan TNI terhadap pembangunan pertahanan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Karya Bakti ini merupakan langkah konkret Kodim 1310/Bitung dalam mendukung percepatan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan. Kehadiran Yon TP nantinya tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan stabilitas sosial di Kota Bitung,” ujar Letkol Inf Dewa Made DJ.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam menyiapkan sarana pendukung sementara bagi pasukan Yon TP.
“Kami memastikan marshalling area di Rusunawa Tangkoko dapat segera bersih, rapi, dan layak digunakan. Ini adalah bukti soliditas lintas sektor dalam mendukung program strategis TNI AD yang sejalan dengan kepentingan pembangunan daerah,” tegasnya.
Menurut Dandim, keterlibatan aktif masyarakat dalam Karya Bakti juga menjadi indikator kuat bahwa pembangunan pertahanan dapat berjalan beriringan dengan kepentingan warga.
“TNI hadir dan tumbuh bersama rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan selalu selaras dengan kepentingan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan area Rusunawa Tangkoko dan lingkungan sekitarnya sebagai bagian dari kesiapan fasilitas penampungan sementara pasukan Yon TP dalam kurun waktu sekitar satu tahun ke depan.
Peliput : ical







