DetailNews.id, Sampang – Masyarakat Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menuding Bupati H. Slamet Junaidi (Abah Idi) mengabaikan dugaan pelanggaran dan tindak pidana korupsi yang terjadi di Desa Asemrajeh dan Margantoko.
Warga kedua desa menyatakan kekecewaan karena laporan terkait dugaan penyelewengan dana desa, pengelolaan BUMDes yang tidak transparan, serta proyek-proyek bermasalah tampaknya tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten.
“Kami sudah berkali-kali melaporkan dugaan korupsi di desa kami, tapi Abah Idi sepertinya tidak peduli. Apakah beliau melindungi oknum-oknum yang terlibat?” ujar salah seorang warga Asemrajeh.
Sementara itu, warga Margantoko menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMDes. “Kami tidak ingin dana desa disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” kata salah satu warga.
Masyarakat Asemrajeh dan Margantoko mendesak Bupati H. Slamet Junaidi untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan desa di kedua wilayah tersebut. Mereka juga meminta agar para pelaku dugaan korupsi ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Sampang terkait tudingan masyarakat tersebut.
Peliput : Aziz







