DetailNews.id, Bitung — Nama Dr. Merson Simbolon, A.Md, SE, MBA, M.Si kian menguat di panggung nasional setelah dianugerahi penghargaan tertinggi insan pers, Press Card Number One (PCNO) dalam ajang Hari Pers Nasional 2026. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan legitimasi atas rekam jejak panjang, konsistensi, dan integritasnya di dunia jurnalistik.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade dan latar belakang akademik hingga doktoral, Merson tampil sebagai figur yang tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga teruji dalam kepemimpinan lintas sektor mulai dari teknologi informasi, pendidikan tinggi, hingga perbankan.
Karier profesionalnya dimulai dari sektor teknologi di Jakarta pada akhir 1990-an sebagai EDP Manager di perusahaan asuransi. Keputusan kembali ke Manado menjadi titik strategis, di mana ia berperan dalam pengembangan pendidikan berbasis komputer yang kemudian melahirkan Universitas Parna Raya.
Di dunia akademik, ia menempati berbagai posisi strategis mulai dari dekan hingga pimpinan kampus, dan kini menjabat sebagai wakil rektor. Sementara di sektor keuangan, kepercayaan publik diwujudkan melalui perannya sebagai komisaris di sejumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Merson bukan sosok baru. Sejak bergabung pada tahun 2000, ia konsisten memperjuangkan peningkatan kualitas wartawan. Ia menapaki seluruh jenjang organisasi hingga dipercaya sebagai Sekretaris PWI Sulawesi Utara periode 2021–2026, sekaligus menjadi asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Peningkatan kualitas wartawan adalah harga mati untuk menjaga marwah pers yang profesional dan berintegritas,” tegas Merson.
Penganugerahan PCNO pada HPN 2026 menjadi penanda bahwa dedikasi tersebut diakui secara nasional. Penghargaan ini hanya diberikan kepada wartawan senior dengan standar tertinggi dalam kompetensi, integritas, dan kontribusi nyata bagi pers Indonesia.
Selain aktif di PWI, Merson juga pernah memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Utara serta menjabat sebagai Pemimpin Redaksi media online Sulutnews.com hingga sekarang.
Ia juga menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Sam Ratulangi dan mengikuti pendidikan strategis nasional, termasuk program Lemhannas RI, yang memperkuat kapasitas kepemimpinannya dalam perspektif kebangsaan.
Kini, dengan legitimasi kuat tersebut, Merson Simbolon secara terbuka menyatakan kesiapan maju sebagai Calon Ketua PWI Sulawesi Utara periode 2026–2030.
Ia membawa visi besar membangun jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, dan profesional, sekaligus menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen dan bertanggung jawab dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Untuk mewujudkan hal itu, Merson menegaskan sejumlah langkah strategis :
1. Memperkuat soliditas internal organisasi PWI
2. Meningkatkan kompetensi wartawan melalui pelatihan dan UKW
3. Menegakkan kode etik jurnalistik secara konsisten
4. Mendorong adaptasi media terhadap era digital
“Mewujudkan PWI sebagai rumah besar wartawan adalah komitmen. Organisasi ini harus menjadi tempat yang kuat, solid, dan benar-benar meningkatkan kualitas anggotanya,” ujar merson kepada media Kamis, (26/3)
Ia juga menyoroti persoalan mendasar di lapangan, yakni masih rendahnya jumlah wartawan bersertifikasi kompetensi di Sulawesi Utara.
“Sebagai asesor UKW, saya melihat ini sebagai persoalan serius. Sertifikasi bukan formalitas, tetapi fondasi utama profesionalisme pers,” tegasnya.
Dengan rekam jejak, kapasitas, serta pengakuan nasional yang telah diraih, Merson Simbolon kini hadir bukan sekadar sebagai kandidat, melainkan sebagai figur pemimpin yang siap membawa PWI Sulawesi Utara ke arah yang lebih profesional, solid, dan berintegritas di tengah tantangan era digital.
Peliput : ical





