Jumat, Januari 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKaltaraMuslimat NU Tarakan Rayakan Usia 80 Tahun, Menteri PPPA Hadir Beri Penguatan

Muslimat NU Tarakan Rayakan Usia 80 Tahun, Menteri PPPA Hadir Beri Penguatan

DetailNews.id, Tarakan — Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tarakan dijadwalkan menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan tersebut akan berlangsung di Convention Center Tarakan Plaza Hotel.

Memasuki usia delapan dekade, Harlah Muslimat NU menjadi momentum spiritual sekaligus reflektif bagi organisasi perempuan NU dalam meneguhkan peran keibuan, keumatan, dan kebangsaan.

Muslimat NU terus mengambil bagian penting dalam penguatan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin, terutama melalui dakwah sosial, pendidikan keluarga, dan pemberdayaan perempuan.

Ketua PC Muslimat NU Kota Tarakan, Hj. Siti Laela Al Khafidzah, mengatakan peringatan Harlah ke-80 ini direncanakan akan dihadiri Pimpinan Pusat Muslimat NU, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

“Peringatan Harlah bukan semata seremoni, tetapi menjadi ruang muhasabah atas khidmat Muslimat NU dalam membangun peradaban, menjaga nilai keluarga, serta memperjuangkan martabat perempuan dalam bingkai ajaran Islam dan kebangsaan,” ujar Hj. Siti Laela, yang juga anggota DPRD Provinsi Kaltara pada Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan, kehadiran Menteri PPPA RI diharapkan membawa penguatan sinergi antara negara dan organisasi keagamaan, khususnya dalam program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kalimantan Utara.

Menurut dia, Muslimat NU sebagai organisasi perempuan terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk terus hadir di tengah umat, mendampingi keluarga, serta menjadi pilar ketahanan sosial berbasis nilai keagamaan.

Peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 tahun ini mengusung semangat kebersamaan, keikhlasan dalam pengabdian, serta kontribusi nyata perempuan NU dalam membangun bangsa, dari lingkup keluarga, masyarakat, hingga kehidupan bernegara.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments