Rabu, Januari 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKotamobaguPasar 23 Maret Bergeser ke Area Resmi, Jalan Kartini Kini Lengang dan...

Pasar 23 Maret Bergeser ke Area Resmi, Jalan Kartini Kini Lengang dan Rapi

DetailNews.id, Kotamobagu – Penertiban pedagang di Pasar 23 Maret, Kelurahan Gogagoman, mulai diberlakukan. Pedagang kecil, yang selama ini menggantungkan hidup dari lapak di pinggir Jalan Kartini, kini menghadapi tantangan baru untuk menata usaha mereka di area pasar resmi.

Subuh hari ini, Jalan Kartini terlihat lengang dan rapi, berbeda dari beberapa bulan terakhir ketika pedagang Inde-Inde—penjual sayur, umbi, dan rempah segar—memadati pinggir jalan. Aktivitas jual beli yang biasanya dimulai sebelum matahari terbit kini harus menyesuaikan dengan aturan baru.

Rukmini Mongkilo (58), salah seorang pedagang sayur, mengungkapkan kegelisahannya. “Di sini orang sudah tahu kami. Pembeli tinggal berhenti, beli, lalu jalan. Kalau masuk ke dalam pasar, belum tentu mereka mau repot,” ujarnya. Rukmini, seperti banyak pedagang Inde-Inde lainnya, menjual hasil kebunnya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Badan Satpol PP Kota Kotamobagu, Nasly Paputungan, menegaskan bahwa penertiban ini bukan bertujuan melarang orang mencari nafkah. “Kami hanya ingin semua tertib, aman, dan pasar bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” katanya. Menurut pemerintah, lapak dadakan di bahu jalan menimbulkan kemacetan, membahayakan pejalan kaki, dan mengurangi fungsi pasar yang seharusnya.

Meski demikian, kebijakan ini menimbulkan tantangan sosial bagi pedagang kecil. Mereka kini harus bersaing dengan pedagang yang lebih besar di dalam area pasar, menanggung biaya sewa, dan berhadapan dengan risiko dagangan tidak habis. Sulastri (41), penjual Ikan Cakalang Fufu, memilih menutup lapak lebih cepat jika tidak mendapatkan tempat yang strategis. “Kalau tidak dapat tempat yang pas, lebih baik pulang. Dagangan ini cepat basi,” ujarnya.

Seiring penertiban, Jalan Kartini kembali lancar. Trotoar bersih dan aktivitas ekonomi di bahu jalan hilang, meninggalkan suasana yang berbeda bagi warga Gogagoman. Meski tertib dan aman, rasa kehilangan atas interaksi pasar yang akrab masih dirasakan.

Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan bahwa penataan ini merupakan langkah awal untuk menciptakan pasar yang lebih tertib dan aman, sekaligus memberi kesempatan bagi pedagang untuk menata dagangannya di lokasi yang lebih resmi dan terstruktur.*

Peliput : Yardi

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments