Selasa, Maret 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaJakartaPBNU Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Gus Yahya: Brutal dan Ancam Tatanan...

PBNU Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Gus Yahya: Brutal dan Ancam Tatanan Dunia

DetailNews.id, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengutuk keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ia menilai tindakan tersebut brutal dan berpotensi memicu konflik global yang tak terkendali.

“Serangan AS dan Israel atas Iran adalah tindakan brutal yang kembali merusak tatanan internasional, bahkan berpotensi memicu konflik global yang tidak terkendali serta menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme,” kata Gus Yahya.

“Saya mengutuk keras,” tegasnya, Senin (2/3/2026), dikutip dari NU Online

Gus Yahya juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan tersebut. Ia mengajak seluruh umat Islam dan komunitas internasional untuk mendoakan bangsa Iran agar diberi keteguhan dan kekuatan menghadapi situasi sulit ini.

Di sisi lain, Gus Yahya turut menyesalkan tindakan Iran yang menyerang berbagai negara tanpa alasan yang dapat diterima. Menurutnya, langkah tersebut justru mendorong eskalasi konflik dan semakin menyulitkan upaya resolusi.

“Kita semua paham itu kemarahan dan menyasar titik-titik yang diduga menjadi tempat tentara Amerika. Namun apa pun, serangan itu justru akan memperburuk situasi,” ujarnya.

PBNU juga menyerukan masyarakat internasional untuk berkonsolidasi menegakkan kembali konsensus tatanan internasional dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai perwujudan strukturalnya. Gus Yahya menilai PBB harus mampu menjalankan fungsi sebagai penjaga tatanan dunia secara efektif.

Selain itu, PBNU mendorong Pemerintah Indonesia mengambil peran aktif dalam mengupayakan deeskalasi konflik menuju resolusi damai yang beradab dan bermartabat.

“Ini amanat konstitusi kita,” katanya.

Gus Yahya berharap Pemerintah Indonesia memanfaatkan posisinya dalam BoP untuk mendesak Amerika Serikat, Israel, dan para aktor lain yang terlibat agar menghentikan kekerasan serta menempuh jalan damai.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments