Kamis, Februari 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungPELNI Bitung Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Juni Samsudin Sambut Kunjungan Kerja...

PELNI Bitung Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Juni Samsudin Sambut Kunjungan Kerja DPD RI

DetailNews.id, Bitung – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Bitung memastikan kesiapan armada dan pelayanan penumpang menghadapi Angkutan Lebaran 2026. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan kerja Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Utara, Stefanus BAN Liow, ke Kantor PT Pelni Cabang Bitung, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan itu merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran serta monitoring langsung kesiapan arus mudik yang tahun ini beririsan dengan Hari Raya Nyepi.

Kepala Cabang PT Pelni Bitung, Juni Samsudin, menegaskan bahwa PELNI Bitung telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran pelayanan.

“Untuk Angkutan Lebaran 2026, kami telah menyiapkan skema pelayanan optimal bagi penumpang. Meskipun Bitung tidak masuk program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan, kami mendapatkan kuota diskon tiket sebesar 30 persen untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026,” ujar Juni.

Menurutnya, posisi Bitung sebagai pelabuhan antara di kawasan timur Indonesia membuat pola arus mudik berbeda dibandingkan pelabuhan utama di wilayah barat. Kendati demikian, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas.

“Kepadatan arus mudik di Bitung biasanya tidak setinggi periode Natal dan Tahun Baru. Namun kami tetap meningkatkan pengawasan, pelayanan, dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait,” tambahnya.

Dalam dialog bersama DPD RI, PELNI Bitung juga memaparkan sejumlah tantangan operasional yang masih dihadapi, antara lain keberadaan pedagang asongan yang naik ke kapal saat sandar serta belum optimalnya sterilisasi area dermaga.

“Kami masih menemukan pedagang asongan yang naik ke atas kapal, bahkan ada yang membawa barang terlarang seperti cap tikus. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan penumpang,” jelas Juni.

Ia menegaskan bahwa penanganan persoalan tersebut memerlukan dukungan lintas instansi, termasuk pengelola pelabuhan dan otoritas pengawasan.

Sementara itu, Stefanus BAN Liow menyampaikan apresiasi atas kesiapan yang dilakukan PELNI Bitung dan menegaskan pentingnya sinergi antar-stakeholder.

“Keselamatan pelayaran bukan hanya soal kapal, tetapi juga penumpang dan seluruh aktivitas di dalamnya. Kami mendukung langkah PELNI Bitung dalam meningkatkan pengawasan dan pelayanan,” kata Stefanus.

DPD RI juga berencana melakukan monitoring langsung ke kapal di Pelabuhan Samudera Bitung pada 7 Maret 2026 bersama Pelindo, KSOP, dan pihak terkait lainnya.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, PELNI Bitung optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Sulawesi Utara dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments