DetailNews.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas capaian penurunan angka prevalensi stunting hingga 19,3 persen, di bawah rata-rata nasional.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, kepada Wakil Bupati Bolmong, Doni Lumenta, dalam kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Manado.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen serius Pemkab Bolmong dalam melaksanakan strategi penanganan stunting secara menyeluruh, termasuk Audit Kasus Stunting (AKS) dan penguatan layanan dasar yang bersifat preventif dan kuratif.
“Turunnya prevalensi stunting ke angka 19,3 persen adalah bukti nyata keseriusan Pemkab Bolmong. Kami memaksimalkan berbagai program, mulai dari layanan kesehatan gratis hingga ke desa-desa, edukasi gizi, penyediaan makanan tambahan, hingga pendampingan keluarga berisiko,” ujar Wakil Bupati Doni Lumenta.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya menekan angka stunting.
“Ini bukan hanya keberhasilan pemerintah, tapi kolaborasi semua pihak. Namun kita tidak boleh puas—kita harus terus bekerja agar ke depan angka stunting bisa ditekan serendah mungkin,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam penanganan stunting, termasuk Kabupaten Bolmong.
“Pemkab Bolmong menunjukkan contoh konkret bahwa penurunan stunting bisa dicapai jika ada komitmen, kerja nyata, dan sinergi lintas sektor. Ini yang kami harapkan dari semua daerah di Sulut,” ujar Mailangkay.
Ia menambahkan bahwa capaian ini bukan hanya membanggakan secara lokal, tetapi juga menunjukkan bahwa Sulawesi Utara berada di jalur yang tepat dalam mendukung target nasional menurunkan stunting di bawah 14 persen pada akhir 2025.
“Kita butuh daerah-daerah yang progresif seperti Bolmong untuk mendorong percepatan ini. Dan saya percaya, kalau semua kepala daerah bekerja dengan semangat yang sama, target itu sangat mungkin kita capai,” imbuhnya.
Acara Rembuk Stunting Provinsi Sulut Tahun 2025 ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulut, kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulawesi Utara, serta perwakilan dari kementerian/lembaga teknis, Dinas Kesehatan, Bappeda, dan TP-PKK kabupaten/kota.
Peliput : Dayat Gumalangit