DetailNews.id, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari langkah efisiensi dan optimalisasi sumber daya aparatur yang ada.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si. Menurutnya, keputusan tersebut telah melalui berbagai pertimbangan strategis, termasuk kondisi kebutuhan pegawai dan efektivitas anggaran daerah.
“Kita memastikan bahwa untuk Kabupaten Bulungan pada tahun 2026 tidak melakukan rekrutmen tenaga pegawai melalui formasi tes CPNS,” ujar Syarwani.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya telah menerima surat dari pemerintah pusat terkait batas akhir usulan formasi CPNS yang diberikan hingga 31 Maret 2026. Namun, setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, Pemkab Bulungan memutuskan untuk meniadakan usulan formasi baru.
Sebagai gantinya, Pemkab akan mengoptimalkan sekitar 5.000 ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK agar roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik tetap berjalan maksimal.
“Keputusan ini akan kita sikapi dengan cara mengoptimalkan kurang lebih 5.000 tenaga PNS maupun PPPK yang ada saat ini agar tetap mampu menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” jelasnya.
Menurut Bupati, peran PPPK akan semakin dimaksimalkan, khususnya pada sektor-sektor pelayanan langsung kepada masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, misalnya, potensi kekurangan guru akibat adanya ASN yang memasuki masa purna tugas akan ditutupi melalui tenaga PPPK yang sudah bertugas di sekolah-sekolah.
“Kalau ada guru PNS yang pensiun tahun ini, insya Allah masih bisa tergantikan dan tetap ter-cover oleh tenaga PPPK yang ada di sekolah tersebut. Itu yang ingin kita maksimalkan,” katanya.
Hal serupa juga berlaku pada sektor kesehatan. Dalam kurun waktu 2026 hingga 2027, diperkirakan sekitar 149 ASN di lingkungan Pemkab Bulungan akan memasuki masa pensiun, baik pejabat struktural maupun tenaga fungsional.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Bulungan menilai langkah paling tepat saat ini adalah memaksimalkan sumber daya manusia yang tersedia, termasuk meningkatkan peran PPPK dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
“Jadi kita pasti akan memaksimalkan SDM yang ada hari ini, termasuk mengoptimalkan peran teman-teman PPPK,” tutup Syarwani. (*)
Peliput: Amin



