Senin, April 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungPemuda GMIM Mario Mamuntu Desak APH Usut Akun Palsu Bermuatan SARA di...

Pemuda GMIM Mario Mamuntu Desak APH Usut Akun Palsu Bermuatan SARA di Bitung

DetailNews.id, Bitung – Isu dugaan penyebaran konten bermuatan SARA melalui akun media sosial yang mencatut nama seorang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bitung menjadi perhatian serius kalangan pemuda gereja. Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Kota Bitung menyerukan aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

Ketua Pemuda GMIM Puncak Selamat Wilayah Bitung IX, Penatua Mario Mamuntu, saat ditemui dikawasan Patung dotulong, kecamatan Madidir menegaskan bahwa pihaknya prihatin atas munculnya unggahan yang dinilai berpotensi memecah belah kerukunan antarumat beragama di Kota Bitung.

“Sebagai pemuda GMIM, kami melihat situasi ini sangat sensitif. Ada pernyataan di media sosial yang diduga berpotensi memecah belah kerukunan umat beragama. Karena itu kami berharap kasus ini bisa dituntaskan secara hukum,” ujar Mario, Senin (13/4)

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, akun media sosial tersebut diduga bukan milik Syarif Umar, melainkan dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu.

“Kami mendapat penjelasan bahwa akun itu bukan milik yang bersangkutan. Jadi kami mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Bitung, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” katanya.

Mario juga menyatakan dukungan penuh kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan yang telah diajukan, serta mengusut pelaku di balik akun palsu tersebut.

“Kami mendukung penuh Polres Bitung untuk segera menindaklanjuti laporan ini. Pelaku harus cepat diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, karena ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Syarif Umar menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemuda GMIM dan berbagai pihak yang turut membantu meluruskan informasi di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Ketua Pemuda GMIM. Saya juga sudah berkomunikasi dan melakukan klarifikasi melalui video yang disebarkan ke rekan-rekan wartawan agar masyarakat mengetahui fakta yang sebenarnya,” ujar Syarif.

Ia menegaskan bahwa akun yang beredar dan memuat konten bernuansa SARA tersebut bukanlah miliknya.

“Yang jelas, akun tersebut bukan milik saya. Ada oknum yang membuat akun atas nama saya dan menyebarkan postingan berisi isu SARA,” katanya.

Syarif menambahkan, dirinya telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang belum terverifikasi, terutama yang berpotensi mengganggu stabilitas dan kerukunan di daerah.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments