DetailNews.id, Bitung – Memasuki hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah, Perumda Pasar Kota Bitung menggelar kegiatan Hikmah Ramadan dalam rangkaian Ramadan Fest 2026 yang dipusatkan di kompleks Pasar Takjil Pusat Kota Bitung, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Ust. Supriyanto, S.Ag, yang juga menjabat sebagai Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Aertembaga, sebagai pembawa hikmah Ramadan perdana dalam rangkaian acara tersebut.
Dalam ceramahnya, Ust. Supriyanto mengangkat tema “Nikmat Ramadan, Nikmat yang Lebih Mahal dari Bumi dan Seisinya” dengan mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman.
“Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 183 bahwa tujuan puasa adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa. Jadi Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi momentum membentuk karakter takwa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ust. Supriyanto di hadapan jamaah.
Ia menegaskan, Ramadan adalah anugerah luar biasa yang tidak semua orang bisa kembali merasakannya setiap tahun.
“Nikmat Ramadan itu lebih mahal dari bumi dan seisinya. Karena di bulan inilah Allah melipatgandakan pahala, membuka pintu ampunan, dan memberi kesempatan kita memperbaiki diri,” katanya.
Ust. Supriyanto juga mengajak masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar, untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki etika dalam berdagang.
“Puasa harus berdampak pada kejujuran dan integritas. Pedagang yang berpuasa harus lebih jujur dalam timbangan, lebih santun dalam melayani pembeli. Itulah wujud takwa dalam aktivitas ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, mengatakan Ramadan Fest 2026 merupakan agenda tahunan yang dirancang tidak hanya sebagai pusat aktivitas ekonomi takjil, tetapi juga sebagai ruang pembinaan spiritual masyarakat.
“Ramadan Fest 2026 bukan sekadar pasar takjil, tetapi juga ruang syiar dan edukasi keagamaan. Kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang seimbang antara ekonomi dan spiritualitas,” ujar Vanny.
Menurutnya, selama bulan suci Ramadan, kegiatan Hikmah Ramadan akan diisi oleh sejumlah tokoh agama Islam di Kota Bitung secara bergiliran.
“Setiap hari akan ada hikmah Ramadan dari tokoh agama yang berbeda. Harapannya, pasar tidak hanya ramai secara transaksi, tetapi juga hidup dengan nilai-nilai keislaman,” katanya.
Vanny menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kawasan Pasar Takjil agar masyarakat bisa berbelanja sekaligus mengikuti tausiah dengan nyaman.
“Kami ingin Ramadan Fest ini menjadi ikon kegiatan Ramadan di Kota Bitung. Pedagang bertumbuh, masyarakat terlayani, dan nilai keagamaan semakin kuat,” pungkasnya.
Peliput : ical






