DetailNews.id, Bitung — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung mulai memperluas sosialisasi penerapan sistem keamanan pasar ke kawasan pasar milik swasta, setelah sebelumnya berhasil diterapkan di pasar-pasar pemerintah. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Girian Weru Satu, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Senin (19/1/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Perumda Pasar Kota Bitung dalam menciptakan lingkungan pasar yang aman, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat, melalui pendekatan berbasis partisipasi masyarakat lokal serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang terintegrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, menegaskan bahwa kewenangan Perumda Pasar tidak hanya terbatas pada pengelolaan pasar milik pemerintah, tetapi juga mencakup aspek kebersihan dan keamanan pasar, termasuk pasar yang berada di atas lahan milik swasta.
“Kewenangan Perumda Pasar mencakup kebersihan dan keamanan pasar. Pendekatan yang kami terapkan adalah melibatkan masyarakat lokal. Saat ini sistem keamanan tersebut telah diterapkan di Pasar Girian, yang sekitar 80 persen lahannya merupakan milik swasta,” ujar Vanny Kaunang.
Ia menjelaskan, penguatan sistem keamanan pasar dilakukan melalui forum dialog dan duduk bersama antara pemerintah, pengelola pasar, pemilik lahan, serta pedagang. Forum ini bertujuan untuk menyepakati sistem ketertiban yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.
“Kami duduk bersama untuk membahas sistem keamanan sebagai bagian dari ketertiban pasar, mulai dari penjagaan barang dagangan hingga pengaturan penjaga malam agar aktivitas pelayanan kepada pembeli tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Sebagai bentuk konkret penerapan sistem tersebut, Perumda Pasar Kota Bitung menyiapkan patroli keamanan rutin yang mengacu pada SOP internal, serta dukungan teknologi berupa pemasangan kamera pengawas (CCTV) di area pasar sebagai langkah preventif terhadap potensi tindak kriminal.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Kanit Pasar, Plt Dirops Perumda Pasar Kota Bitung, unsur pemerintah kelurahan, para pedagang, serta pemilik lahan pasar.
Lurah Girian Weru Satu, Marlin Pratasis, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program keamanan pasar yang diinisiasi oleh Perumda Pasar Kota Bitung. Menurutnya, kehadiran sistem keamanan terpadu sangat membantu pemerintah kelurahan dalam menjaga ketertiban lingkungan pasar.
“Kami sangat mengapresiasi dan menerima dengan baik program ini. Selama ini, sistem keamanan seperti siskamling sering kali tidak berjalan sesuai peruntukan, bahkan sudah ada yang dibongkar,” ungkap Marlin.
Ia menambahkan, penerapan sistem keamanan pasar mulai memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat dan pedagang.
“Program ini sangat membantu pihak kelurahan dan berdampak baik bagi pedagang. Saat ini sudah tidak ada lagi anak-anak yang berkumpul untuk aktivitas negatif seperti ehabond dan kegiatan lainnya di sekitar area pasar,” tutupnya.
Perumda Pasar Kota Bitung berharap, penerapan sistem keamanan terpadu ini dapat menjadi model pengelolaan pasar yang aman dan tertib, sekaligus mendorong terciptanya aktivitas ekonomi rakyat yang lebih sehat, kondusif, dan berkelanjutan.
Peliput : ical







