Minggu, April 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungPesan Religius diHalal Bihalal Rukun Tasumaro, Randito Maringka : Jangan Tunda Sholat

Pesan Religius diHalal Bihalal Rukun Tasumaro, Randito Maringka : Jangan Tunda Sholat

DetailNews.id, Bitung — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar Rukun Tasumaro Kota Bitung, Minggu (5/4/2026), di kompleks Pantai Dodik, Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian.

‎Mengusung tema “Saling Memaafkan dan Saling Menguatkan”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah.

‎Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos , bersama Camat Madidir, Lurah Wangurer, insan pers, serta warga yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

‎Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Faturrahman, S.Ag, yang juga dikenal sebagai pembina mualaf di Kelurahan Wangurer.

‎Dalam tausiah singkat, imam masjid menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna mendalam, yakni memperkuat silaturahmi, saling memaafkan, dan mempererat persaudaraan.

‎Dalam sambutannya, Randito Maringka mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antar sesama, sekaligus meningkatkan kedekatan dengan Tuhan melalui ibadah.

‎“Sholatlah sebelum disholatkan. Kalau sudah waktunya, segera bergegas untuk sholat. Jangan menunda-nunda ibadah karena kesempatan hidup ini terbatas,” tegasnya.

‎Ia juga menekankan bahwa makna keluarga tidak hanya terbatas pada hubungan darah, tetapi juga mencakup lingkungan sekitar.

‎“Keluarga yang paling dekat adalah keluarga di sekitar kita, yaitu tetangga. Karena itu, mari kita saling menjaga, saling membantu, dan saling menguatkan,” ujarnya.

‎Randito turut mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Bitung.

‎“Ini bukti bahwa masyarakat Bitung mampu menjaga harmonisasi. Toleransi antarumat beragama adalah bagian penting menuju Bitung yang lebih maju,” katanya.

‎Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama terkait isu-isu kebencanaan, serta tetap waspada tanpa harus panik.

‎Menurutnya, momentum halal bihalal harus dimanfaatkan secara tulus untuk saling memaafkan, bukan sekadar formalitas.

‎“Memaafkan itu harus dari hati, bukan hanya diucapkan. Jangan simpan dendam, karena silaturahmi adalah kunci memperkuat persaudaraan,” tambahnya.

‎Kegiatan ditutup dengan Pemberian Kasih, Foto bersama dan ramah tamah antara pemerintah dan masyarakat, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan sosial Kota Bitung.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments