DetailNews.id, Sampang – Pemerintah Desa (Pemdes) Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, angkat bicara terkait penangkapan pelaku penjambretan yang menewaskan seorang warga Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, yang terjadi pada Rabu (7/1/2026).
Penjabat (Pj) Kepala Desa Tlagah, Ayyub, menegaskan bahwa terduga pelaku berinisial UA sudah tidak lagi tercatat sebagai perangkat desa maupun Kepala Dusun (Kasun) di Desa Tlagah saat peristiwa tragis tersebut terjadi.
“Kami ingin meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Pelaku UA sudah tidak lagi menjabat sebagai perangkat desa atau kepala dusun di Desa Tlagah pada saat kejadian penjambretan itu,” tegas Ayyub, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, klarifikasi ini penting disampaikan untuk menghindari kesalahpahaman publik sekaligus menjaga nama baik Pemerintah Desa Tlagah.
Selain itu, Pemdes Tlagah juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban dalam peristiwa penjambretan tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Tlagah turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Pemdes Tlagah mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan masing-masing.
Pihaknya juga berharap aparat kepolisian dapat segera menuntaskan kasus penjambretan tersebut serta memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Peliput : Aziz







