DetailNews.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga mendiang Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dalam insiden saat demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis malam (28/08/2025).
Kepala Negara hadir di rumah duka yang berlokasi di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat malam sekitar pukul 21.40 WIB. Dengan mengenakan baju safari cokelat muda dan peci hitam, Presiden Prabowo datang dengan sikap penuh kesederhanaan dan penghormatan, mencerminkan empati mendalam atas peristiwa yang menyita perhatian publik nasional.
Sesampainya di lokasi, Presiden langsung menyalami dan memeluk kedua orang tua almarhum. Suasana haru pun pecah, dengan isak tangis keluarga mengiringi pertemuan tersebut. Dalam pertemuan tertutup selama sekitar 20 menit, Presiden berbincang langsung dengan keluarga untuk menyampaikan dukungan moril serta memastikan perhatian negara terhadap keadilan dalam insiden ini.
“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan turut berdukacita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” ujar Presiden Prabowo dalam pernyataannya.
Kunjungan ini dipandang sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian negara terhadap warga yang menjadi korban dalam situasi konflik sosial. Kehadiran langsung Presiden juga dinilai sebagai langkah penting dalam meredam eskalasi dan menunjukkan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius dan transparan.
Presiden turut didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Presiden dan rombongan meninggalkan rumah duka pada pukul 22.10 WIB, setelah memberikan penghormatan terakhir.
Kehadiran Presiden Prabowo tidak hanya memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk semua warga, terutama dalam momen duka dan ketidakadilan. Peristiwa ini diharapkan menjadi titik tolak bagi upaya memperkuat perlindungan terhadap rakyat dan menegakkan keadilan secara menyeluruh.
Peliput : Agung Cakra