DetailNews.id, Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu memulai proyek rekonstruksi Jalan Ampera di Desa Moyag Tampoan, sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas warga. Proyek senilai Rp2,9 miliar ini dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) dan ditargetkan rampung pada September 2026.
Proyek sepanjang 0,553 kilometer tersebut dikerjakan oleh PT Tata Tou Nustar, dengan kontrak yang diteken pada 9 Maret 2026. Target penyelesaian ditetapkan selama 180 hari kalender hingga 4 September 2026, termasuk masa pemeliharaan selama 180 hari.
Pengawasan kualitas pekerjaan dipercayakan kepada CV Musfar Consultant dengan nilai kontrak Rp99,7 juta dan durasi kerja yang sama.
Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Nusi Mokodongan, melalui Kabid Bina Marga, Haris Momintan, menegaskan bahwa proyek ini menyasar kebutuhan dasar masyarakat.
“Jalan ini merupakan akses penting ke perkebunan, persawahan, permukiman, hingga pekuburan. Rekonstruksi ini akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung ketahanan pangan,” tegas Haris, Jumat (27/3/2026).
Selama ini, Jalan Ampera menjadi jalur vital aktivitas warga Moyag Tampoan. Dengan perbaikan ini, diharapkan distribusi hasil pertanian semakin cepat dan konektivitas antarwilayah dapat meningkat, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Peliput : Yardi/Owen





