DetailNews.id, Tarakan – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, menggelar reses perdana tahun 2026 di wilayah Juata Permai, Tarakan Utara, tepatnya di Joglo Perumahan Intarca RT.10, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, tokoh masyarakat, para ketua RT, perwakilan serikat buruh, serta puluhan masyarakat umum. Reses berlangsung dalam suasana dialogis dengan fokus menyerap langsung aspirasi masyarakat setempat.
Tokoh masyarakat Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Darmadi, ST, dalam pertemuan menyampaikan bahwa wilayah mereka selama ini masih merasa tertinggal dari segi pembangunan dibanding kawasan lain di Kota Tarakan.
“Selama ini pembangunan di wilayah kami agak tertinggal. Biasanya dewan turun saat kampanye saja, setelah duduk sulit dihubungi. Karena itu kami ucapkan terima kasih, karena beliau cukup intens turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi,” ujar Darmadi.
Ia berharap ke depan usulan warga, khususnya yang disampaikan melalui ketua RT dan forum musyawarah warga, dapat lebih diakomodasi dalam program pembangunan daerah.
Menurutnya, mekanisme musrenbang kerap hanya mengakomodasi paket kegiatan terbatas sehingga belum mampu menjawab kebutuhan lingkungan secara menyeluruh.
“Kalau hanya satu paket sekitar Rp50 juta, tentu sulit untuk membenahi lingkungan secara keseluruhan. Kami berharap pembangunan di wilayah kami bisa berjalan sesuai usulan warga,” katanya.
Darmadi juga menyinggung sejumlah infrastruktur yang mulai mengalami perbaikan, seperti jalan utama yang kini sudah lebih baik, meski masih ada beberapa titik yang belum terealisasi, termasuk akses jalan menuju sektor A perumahan Juata Permai.
Menanggapi hal tersebut, Supa’ad Hadianto menegaskan bahwa reses merupakan forum resmi yang dibiayai negara untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
Ia menjelaskan, dana reses bersumber dari APBD yang berasal dari pajak masyarakat, sehingga kehadiran warga dalam kegiatan reses sangat penting agar aspirasi mereka dapat tersampaikan secara langsung.

“Reses itu dibiayai oleh APBD, yang asalnya dari pajak kita semua. Jadi kalau sudah bayar pajak tapi tidak hadir reses, kita justru rugi karena tidak menyampaikan kebutuhan kita sendiri,” ujarnya.
Dalam arahannya, Supa’ad juga memaparkan program kerja yang ia jalankan, termasuk pembentukan tim pendamping untuk mempercepat komunikasi dan pencatatan aspirasi masyarakat agar lebih terarah dan tidak terlewat.
“Tim ini bukan tim politik untuk maju jabatan apa pun. Tim ini saya bentuk agar akselerasi silaturahmi dan penyerapan aspirasi masyarakat lebih cepat dan terarah. Mereka yang mencatat dan mengingatkan saya atas setiap usulan yang disampaikan saat reses,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa banyaknya kegiatan lapangan membuat pencatatan aspirasi menjadi hal penting agar setiap janji dan usulan warga dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan.
Selain itu, Supa’ad sengaja menghadirkan BPJS Ketenagakerjaan dalam reses tersebut mengingat mayoritas warga yang hadir merupakan pekerja, termasuk dari kalangan TKBM dan buruh.
Menurutnya, pemahaman terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi hal penting bagi masyarakat pekerja di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa fungsi utama reses adalah mendengar “curhatan” masyarakat secara jujur dan terbuka, bukan sekadar forum formal penyampaian aspirasi.
“Kalau pakai istilah aspirasi kadang terasa kaku. Tapi kalau curhat, masyarakat lebih jujur menyampaikan kebutuhan dan persoalannya. Di situlah kami sebagai wakil rakyat bisa lebih dekat dan memahami kondisi sebenarnya di lapangan,” kata Supa’ad.
Ia pun mendorong masyarakat untuk aktif menghadiri setiap kegiatan reses, baik DPRD kota maupun provinsi, sebagai ruang partisipasi publik dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Melalui reses perdana ini, berbagai usulan warga Juata Permai mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan, akses jalan, hingga kebutuhan perlindungan pekerja tercatat sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi.
Peliput: Raden






