DetailNews.id, Bitung – Direktur Umum Perumda Pasar Kota Bitung, Ronny Boham, S.Sos, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama dengan turut menjadi juri dalam lomba busana muslim anak pada kegiatan Ramadhan Fest 2026 di kawasan Pasar Cita, Kompleks Bitung Creative Center (BCC), Kota Bitung, Sabtu (7/3/2026) malam.
Kehadiran Ronny Boham yang diketahui beragama Nasrani sebagai salah satu dewan juri menjadi simbol kuat harmonisasi kehidupan beragama di Kota Bitung. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang edukasi bagi anak-anak untuk mengenal nilai-nilai religius melalui cara yang kreatif dan menyenangkan.
Babak semifinal lomba busana muslim tingkat anak-anak tersebut berlangsung meriah dan dipadati pengunjung yang datang menyaksikan penampilan para peserta. Sebanyak tujuh anak berhasil melaju ke babak semifinal setelah melalui proses seleksi sebelumnya.
Di hadapan para juri dan penonton, para peserta tampil percaya diri memperagakan berbagai busana muslim dengan gaya yang menggemaskan sekaligus penuh percaya diri.
Ronny Boham mengatakan, keikutsertaannya sebagai juri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Walaupun saya beragama Nasrani, saya merasa terhormat bisa terlibat sebagai juri dalam lomba busana muslim ini. Ini adalah bentuk kebersamaan dan saling menghargai yang sudah lama hidup di Kota Bitung,” ujar Ronny Boham.
Menurutnya, Ramadhan Fest tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi seperti pasar takjil dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga menjadi ruang pembinaan kreativitas bagi anak-anak.
“Ramadhan Fest kami rancang bukan sekadar menghadirkan aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi panggung kreativitas bagi generasi muda. Anak-anak perlu ruang untuk mengekspresikan diri, dan lomba busana muslim ini menjadi salah satu cara yang positif,” katanya.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif karena mampu menanamkan karakter serta nilai keagamaan sejak usia dini melalui aktivitas yang menyenangkan.
“Anak-anak ini luar biasa. Mereka berani tampil, percaya diri, dan menunjukkan kreativitas yang sangat baik. Kegiatan seperti ini penting untuk membangun mental dan karakter mereka sejak dini,” ungkapnya.
Ronny juga menegaskan bahwa semangat toleransi dan kebersamaan merupakan kekuatan utama masyarakat Kota Bitung.
“Kota Bitung dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kehadiran saya sebagai juri di lomba busana muslim ini adalah bukti bahwa perbedaan agama tidak menjadi penghalang untuk saling mendukung dan bekerja bersama,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Ramadhan Fest 2026.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bitung, para sponsor, komunitas, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Ramadhan Fest 2026. Kolaborasi seperti ini penting untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat,” tambah Ronny.
Ramadhan Fest 2026 sendiri mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bitung bersama sejumlah organisasi dan komunitas, di antaranya APPSI Kota Bitung, PAPERA Kota Bitung, BIFI (Barisan Insan Fiisabilillah), Brigade Manguni Indonesia, Lanalia Family Event Organizer, serta Sten Lee Bridal.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Ramadhan Fest diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat selama bulan suci, tetapi juga mampu mendorong geliat ekonomi lokal sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan harmoni di Kota Bitung.
Peliput : ical






