Rabu, Januari 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungRp13,8 Miliar untuk Kelurahan, HHRM Gaspol Pembangunan Akar Rumput

Rp13,8 Miliar untuk Kelurahan, HHRM Gaspol Pembangunan Akar Rumput

DetailNews.id, Bitung – Pemerintahan Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka (HHRM) menegaskan arah pembangunan Kota Bitung yang berpihak pada masyarakat akar rumput.

Melalui kebijakan anggaran tahun 2026, Pemerintah Kota Bitung mengalokasikan dana sebesar Rp13,8 miliar untuk memperkuat pembangunan berbasis kelurahan.

Sebanyak 69 kelurahan di seluruh wilayah Kota Bitung dipastikan masing-masing menerima alokasi anggaran Rp200 juta. Kebijakan ini menjadi penanda bahwa pembangunan tidak lagi berpusat pada struktur kekuasaan, melainkan dimulai dari unit pemerintahan terdekat dengan warga.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar saat memimpin rapat perdana bersama jajaran pemerintah daerah di Ruang S.H. Sarundajang Pada Senin (5/1).

Rapat ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi awal pemerintahan HHRM dalam menata arah pembangunan lima tahun ke depan dengan fokus pada pemerataan dan keadilan wilayah.

“Pembangunan harus dimulai dari kelurahan. Setiap kelurahan mendapat Rp200 juta. Ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegas Hengky.

Menurut Hengky, pendekatan pembangunan berbasis kelurahan merupakan strategi untuk menekan ketimpangan antarwilayah. Dengan dukungan anggaran yang jelas, kelurahan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sesuai karakter, potensi, dan kebutuhan warganya.

Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi lintas pemerintahan, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel.

“Dana ini harus benar-benar dirasakan masyarakat. Lurah adalah ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Tidak boleh ada ruang untuk penyimpangan,” tegas Randito.

Rapat perdana tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. IGN Rudy Theno, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta seluruh Lurah se-Kota Bitung.

Dengan alokasi anggaran Rp13,8 miliar untuk 69 kelurahan pada tahun 2026, pemerintahan Hengky Honandar dan Randito Maringka menegaskan komitmen pembangunan yang tumbuh dari bawah, berpihak pada rakyat, dan menjadikan kelurahan sebagai fondasi utama pembangunan Kota Bitung.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments