DetailNews.id, Tarakan — Surabaya International Institute of Business & Technology (SIIBT) bekerja sama dengan Huayou Indonesia membuka Program Pelatihan Bahasa Mandarin plus Magang Bergaji yang ditujukan khusus bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap bersaing di dunia industri, khususnya pada sektor yang membutuhkan kemampuan bahasa Mandarin seiring masuknya investasi besar di wilayah Kalimantan.
Pelatihan Bahasa Mandarin akan berlangsung secara intensif selama 12 bulan, kemudian dilanjutkan dengan program magang bergaji selama 6 bulan. Selama masa pelatihan, peserta dibekali kemampuan bahasa dari tingkat dasar hingga siap kerja, sekaligus dipersiapkan untuk penempatan magang yang difasilitasi langsung oleh SIIBT.
Menariknya, penyelenggara memberikan jaminan uang kembali apabila peserta gagal mendapatkan penempatan magang, dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.
Selama magang, peserta memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari BPJS Ketenagakerjaan, akses klinik dan pemeriksaan kesehatan, makan tiga kali sehari, hingga tempat tinggal yang disediakan oleh perusahaan.
Biaya transportasi dari bandara asal menuju lokasi magang juga ditanggung program. Peserta berkesempatan menerima gaji mulai Rp5 juta per bulan.

Direktur SIIBT, Andre So, mengatakan program ini bertujuan memberdayakan anak daerah agar tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi.
“Program ini membantu SDM di Kaltim dan Kaltara mengisi peluang investasi yang masuk ke daerah. Anak-anak daerah dibekali kemampuan bahasa Mandarin agar bisa bekerja langsung di perusahaan investasi yang ada. Ke depan, mereka tidak hanya melihat, tapi ikut terlibat karena memiliki kompetensi,” ujar Andre.
Ia menambahkan, penguasaan bahasa Mandarin kini menjadi kebutuhan penting di sektor industri.
“Bahasa Mandarin bukan lagi keahlian tambahan, tetapi sudah menjadi kompetensi strategis. Dengan program ini, kami ingin mencetak tenaga kerja lokal yang siap pakai, punya daya saing, dan benar-benar dibutuhkan oleh industri,” ujarnya.
Huayou yang dimaksud merujuk pada PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC), bagian dari Huayou Indonesia yang beroperasi di Kawasan Industri Indonesia Morowali (IMIP).
Perusahaan ini mengembangkan proyek hidrometalurgi nikel laterit menggunakan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) untuk menghasilkan bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) secara ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Program ini dinilai cocok bagi fresh graduate maupun pencari kerja yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh pengalaman kerja dengan skema yang jelas, aman, dan terarah.
Bagi masyarakat Kaltim dan Kaltara yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi M. Gozali melalui WhatsApp di 0812-8317-1912 atau 0895-1560-5020.
Peliput: Raden







