DetailNews.id, Tarakan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung Selor bersama Korps Alumni HMI (KAHMI) menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Kompleks Tanjung Kuliner Tanjung Selor, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 19 Ramadan 1447 Hijriah ini mempertemukan kader aktif HMI dengan para alumni yang tergabung dalam Majelis Daerah (MD) KAHMI Bulungan dan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Kalimantan Utara.
Koordinator MD KAHMI Bulungan, Aryono Putra, S.H., M.H., mengatakan forum seperti buka puasa bersama HMI-KAHMI bukan sekadar ajang reuni.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang konsolidasi pemikiran lintas generasi untuk berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara.
“Forum seperti ini bukan sekadar makan dan minum bersama, tetapi ruang konsolidasi pikiran lintas generasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Aryono yang juga dikenal sebagai Red Lawyer.

Ia menambahkan, keterlibatan kader dan alumni dalam organisasi tersebut dilandasi dorongan hati serta ikatan emosional yang kuat dalam persaudaraan Islam dan kebangsaan.
“Kita semua hadir di organisasi ini karena panggilan hati dan ikatan persaudaraan yang kuat, baik sebagai sesama kader maupun dalam semangat kebangsaan,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh alumni HMI, di antaranya Presidium KAHMI Kalimantan Utara Heri Rizal, KH Jimmy Nasrun, mantan Ketua KPUD Kaltara Suryanata Al Islami, Ketua PWI Bulungan Fathu Rizqil Mufid, serta sejumlah mantan Ketua Umum HMI Cabang Tanjung Selor seperti Muhammad Al Bahasyim, Ady Kurniawan, dan Syarinda Rachmad Zulfikar.
Kehadiran para tokoh senior tersebut memperkuat nuansa lintas generasi dalam kegiatan silaturahmi tersebut. Para alumni tampak berbaur bersama pengurus HMI aktif dan kader muda dalam suasana dialog yang terbuka.
Selain silaturahmi, diskusi juga berkembang membahas berbagai isu kebangsaan hingga dinamika global yang tengah berkembang.

Dalam forum tersebut juga dibahas rencana pembangunan sekretariat bersama HMI, KAHMI, KOHATI, dan FORHATI. Tahap awal pembangunan akan dimulai dengan pematangan lahan, pembuatan siring, serta pondasi bangunan.
Ke depan, bangunan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sekretariat, tetapi juga dirancang menjadi pusat perkaderan generasi muda Islam di Kalimantan Utara sekaligus tempat pelatihan organisasi yang direncanakan bernama KAHMI Center.
Koordinator Presidium MW KAHMI Kalimantan Utara, Asnawi Arbain, M.Hum., menegaskan HMI dan KAHMI di Kaltara tetap aktif menjalankan proses perkaderan di ibu kota provinsi, Tanjung Selor.
Ia menyebut dukungan para alumni menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya calon pemimpin masa depan yang berbasis intelektual.
“Alumni HMI yang tersebar di berbagai profesi, mulai dari akademisi, politisi, profesional, birokrat hingga media, terus berkontribusi dalam diskusi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas SDM di Kaltara,” ujar Asnawi.
Secara keseluruhan, alumni HMI di Kalimantan Utara dinilai memiliki posisi strategis dan aktif dalam mengawal pembangunan daerah serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di provinsi tersebut.
Peliput: Raden






