Kamis, Januari 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsSolidaritas Antar Daerah, Pemkot Bitung Galang Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Sitaro

Solidaritas Antar Daerah, Pemkot Bitung Galang Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Sitaro

DetailNews.id, Bitung — Pemerintah Kota Bitung menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dengan membuka posko pengumpulan bantuan barang kebutuhan dasar.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Merdeka Lounge, Rabu (7/1/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bitung Justisi Devli Wagiu, Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir IGN Rudy Theno, serta jajaran perangkat daerah.

Wali Kota Hengky Honandar menegaskan, posko bantuan yang dibuka Pemkot Bitung secara tegas tidak menerima bantuan dalam bentuk uang tunai. Seluruh bantuan difokuskan pada pengumpulan barang kebutuhan mendesak agar penyalurannya lebih terkontrol dan tepat sasaran.

“Pemerintah Kota Bitung membuka posko bantuan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Sitaro. Bantuan yang kami himpun bukan berupa uang tunai, melainkan barang-barang kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat di lokasi bencana,” ujar Hengky.

Ia menjelaskan, terdapat tiga kategori utama bantuan yang menjadi prioritas, yakni kebutuhan bayi dan lansia, kebutuhan sandang, serta bahan makanan pokok.

“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah pampers bayi dan lansia, pakaian anak-anak dan pakaian layak pakai, kasur, serta bahan pangan pokok seperti beras. Bantuan inilah yang kami fokuskan agar manfaatnya langsung dirasakan,” tegasnya.

Pengumpulan bantuan dimulai dari lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bitung dan bersifat sukarela, tanpa unsur paksaan.

“Kami tidak memaksakan. Satu potong pakaian, satu bungkus gula pasir, satu dus mi instan, atau satu paket pampers, semuanya sangat berarti. Yang terpenting adalah ketulusan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Hengky.

Posko bantuan dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dan dipusatkan di Kantor BPD Kota Bitung. Pengumpulan bantuan berlangsung mulai 7 hingga 18 Januari 2026.

Selain ASN, Pemkot Bitung juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat umum dan kalangan dunia usaha. Namun demikian, Wali Kota kembali menegaskan bahwa bantuan dari pihak swasta tetap difokuskan pada barang kebutuhan dasar.

“Kami mengajak masyarakat dan perusahaan swasta untuk ikut berpartisipasi. Bantuan yang disalurkan berupa barang, bukan uang tunai, agar distribusinya lebih tepat sasaran dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Bitung, Altin Tumengkol, menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Bantuan yang dihimpun berupa kebutuhan bayi dan lansia, pakaian layak pakai, kasur, serta bahan makanan pokok. Ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulawesi Utara,” jelas Altin.

Menurutnya, pengumpulan bantuan dalam bentuk barang dinilai lebih aman dan efektif dibandingkan bantuan uang tunai.

“Bantuan uang bersifat sensitif dan rawan. Karena itu, seluruh pemerintah daerah diarahkan untuk fokus pada bantuan barang kebutuhan dasar yang dibutuhkan langsung oleh korban,” pungkasnya.

Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui posko induk di Kantor Gubernur Sulawesi Utara sebelum diteruskan ke lokasi bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong antar daerah serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di Sulawesi Utara.

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments