DetailNews.id, Bitung – Ramadhan Fest 2026 yang digelar Perumda Pasar Kota Bitung bertajuk “Harmonisasi Ramadhan Mulia” resmi ditutup setelah berlangsung meriah di kawasan Pasar Cita, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sabtu (15/3). Kegiatan tahunan tersebut dinilai menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memaknai bulan suci Ramadhan sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Sejak dibukanya Ramadhan Fest 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang menarik perhatian masyarakat. Di antaranya Pasar Takjil, Bazar UMKM, Tausiyah Senja, Lomba Busana Muslim, Gendang Sahur, hingga Solo Religi yang diikuti berbagai kalangan masyarakat Kota Bitung.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama anak-anak yatim dan tokoh agama yang digelar di Gedung Bitung Creative Center (BCC). Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Bitung, TNI–Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi mitra.
Pelaksana Tugas Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, S.Ip, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan Fest yang berjalan dengan lancar.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian Ramadhan Fest 2026 dapat berlangsung dengan baik. Harapan kami, seluruh peserta maupun masyarakat yang terlibat dapat terlayani dengan maksimal,” ujar Vanny Kaunang kepada media, Sabtu (15/3).
Menurutnya, festival Ramadhan yang telah menjadi agenda tahunan Perumda Pasar diharapkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Ke depan kami berharap Ramadhan Fest yang sudah menjadi event tahunan Perumda Pasar ini bisa digelar lebih besar lagi, lebih sukses, serta memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat Kota Bitung,” katanya.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Pasar Kota Bitung, Ramlan Mangkialo, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bitung, para sponsor, organisasi mitra, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan meramaikan Ramadhan Fest 2026. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat,” kata Ramlan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi sekaligus upaya mempererat hubungan antara Perumda Pasar dengan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bagian dari upaya kami memberikan edukasi serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat, sejalan dengan semangat harmonisasi pembangunan di Kota Bitung,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ramlan juga menyampaikan bahwa Perumda Pasar Kota Bitung berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.
“Opini WTP ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran direksi, pegawai, serta dukungan dari berbagai pihak yang terus mendorong pengelolaan perusahaan daerah yang lebih baik dan transparan,” katanya.
Ramlan menegaskan, Ramadhan Fest juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan pasar selama bulan Ramadhan.
“Pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga pusat aktivitas sosial masyarakat. Melalui festival ini kami ingin menghadirkan pasar yang hidup, produktif, sekaligus memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang,” ujarnya.
Dalam rangkaian lomba yang digelar selama festival, Plt Direktur Umum Perumda Pasar Kota Bitung, Ronny Boham, S.Sos, turut terlibat sebagai juri dalam beberapa perlombaan yang diikuti peserta dari berbagai kalangan.
Ronny mengatakan keterlibatan jajaran direksi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Perumda Pasar dalam mendorong kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut serta dalam berbagai lomba di Ramadhan Fest tahun ini. Kreativitas yang ditampilkan peserta menunjukkan bahwa masyarakat Bitung memiliki potensi besar dalam bidang seni dan budaya religi,” ujar Ronny.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif bagi masyarakat untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan selama bulan suci Ramadhan.
“Momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, Perumda Pasar ingin menghadirkan ruang yang positif bagi masyarakat,” katanya.
Ronny berharap kegiatan Ramadhan Fest ke depan dapat semakin berkembang dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan pelaku UMKM.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun dengan konsep yang lebih inovatif, sehingga tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ramadhan Fest 2026 melibatkan seluruh jajaran direksi dan pegawai Perumda Pasar Kota Bitung. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kota Bitung, APPSI Bitung, PAPERA Bitung, DPP BIFI, BMI, Lanalia Family Organizer, serta Stenly Bridal.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, Perumda Pasar Kota Bitung berharap Ramadhan Fest dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal di Kota Bitung.
Peliput : ical






