DetailNews.id, Tanjung Selor — Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., menyampaikan pentingnya peran kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) serta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah. Hal tersebut disampaikan Syarwani saat menghadiri pelantikan pengurus HMI dan KOHATI Cabang Tanjung Selor, Selasa (26/2/2025).
Syarwani mengungkapkan kedekatan historisnya dengan HMI. Ia menyebut sejak era 1990-an, HMI telah banyak melahirkan kader yang berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik dan proses pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Salah satu organisasi yang sejak lama saya ikuti pergerakannya adalah HMI. Dari dulu, HMI konsisten melahirkan kader-kader kritis yang memberi warna dalam perjalanan kebijakan publik,” ujar Syarwani di Auditorium kantor Gubernur Kaltara.
Menurutnya, generasi muda yang saat ini mengisi kepengurusan HMI dan KOHATI merupakan aset penting bangsa. Potensi intelektual dan idealisme yang dimiliki harus diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Secara terbuka, Syarwani mengakui bahwa tidak ada pemerintahan yang berjalan sempurna. Karena itu, ia menilai kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan, sangat dibutuhkan.
“Dalam menjalani pemerintahan, tentu tidak mungkin semua berjalan sempurna, termasuk dalam sektor kesehatan dan pelayanan publik. Kritik yang tajam dan konstruktif dari teman-teman hari ini sangat kami perlukan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Bulungan menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi seluruh organisasi kepemudaan. Ia menilai keterlibatan aktif pemuda dalam mengawal kebijakan publik merupakan bagian penting dari demokrasi yang sehat.
Pelantikan pengurus HMI dan KOHATI Cabang Tanjung Selor tersebut diharapkan menjadi momentum bagi kader muda untuk terus berperan sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus agen perubahan bagi kemajuan Kabupaten Bulungan.
“Saya membuka diri dan membuka ruang kepada seluruh organisasi kepemudaan, termasuk HMI, KOHATI, dan organisasi lainnya, untuk bersama-sama mengawal jalannya pemerintahan,” tutupnya.
Peliput: Amin







