DetailNews.id, Musi Rawas – Polemik tata kelola pemerintahan di Kelurahan Pasar Muara Beliti menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan DPRD Kabupaten Musi Rawas. Kedua lembaga tersebut menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk menindaklanjuti surat aduan Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu, Senin (03/03/2026).
RDPU dipimpin langsung Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Ola, didampingi anggota dewan lainnya. Turut hadir jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum dan Keuangan, para kepala OPD, Camat Muara Beliti, Lurah Pasar Muara Beliti, serta perwakilan tokoh masyarakat dan warga.
Suasana rapat berlangsung terbuka dan dinamis. Sejumlah aspirasi masyarakat mengemuka, khususnya terkait tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan. Isu utama yang menjadi perhatian yakni proses pemilihan Ketua RT serta kondisi pelayanan publik di Kelurahan Pasar Muara Beliti.
Dalam forum tersebut, Firdaus Cik Ola menegaskan bahwa RDPU digelar sebagai bentuk komitmen lembaga legislatif dalam menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai aturan.
“Semua persoalan harus diselesaikan dengan musyawarah. Kita ingin situasi tetap kondusif dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.
Dari hasil pembahasan, RDPU menghasilkan sejumlah kesimpulan yang disepakati bersama, yakni:
-
Proses pemilihan Ketua RT akan dikawal bersama oleh pihak terkait agar berjalan aman, tertib, dan damai.
-
Lurah menunggu penempatan pegawai. Jika tidak terjadi mutasi, maka akan dilakukan kajian lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku.
-
Lurah tetap melaksanakan tugas dan kewajibannya serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat.
-
Akan dilakukan mediasi perdamaian serta penggantian atas kerusakan kantor kelurahan.
-
Pemerintah dan masyarakat sepakat melaksanakan gotong royong untuk memperbaiki kantor lurah agar kembali difungsikan maksimal dalam pelayanan publik.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan polemik yang terjadi dapat diselesaikan secara bijak dan tidak berlarut-larut, sehingga stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Peliput : Darlian Syah






