DetailNews.id, Bolsel – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan turut ambil bagian dalam penyusunan arah pembangunan Provinsi Sulawesi Utara tahun 2027 melalui kehadiran Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sulut yang digelar di Gedung Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, serta turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Gubernur Sulawesi Utara, jajaran Forkopimda, serta para kepala daerah se-Sulawesi Utara.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sulut, Elvira M. Katuuk, menyebutkan Musrenbang kali ini melibatkan 375 pemangku kepentingan dengan 695 usulan yang masuk dari kabupaten/kota, termasuk 78 usulan terkait penanganan stunting.
Gubernur Sulawesi Utara menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan menuju transformasi daerah tahun 2027, dengan delapan misi utama, mulai dari peningkatan kualitas SDM, ketahanan pangan, hingga perbaikan tata kelola pemerintahan.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi program pemerintah pusat agar dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat serta memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid juga menyampaikan usulan langsung kepada Menteri PKP Maruarar Sirait terkait kebutuhan pembangunan 300 unit rumah subsidi bagi masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Bolsel memperoleh alokasi 500 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 100 unit.
Deddy Abdul Hamid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mendukung program prioritas pembangunan, agar selaras dengan arah kebijakan RKPD Sulawesi Utara tahun 2027.
Musrenbang RKPD Sulut ini menjadi forum penting dalam menyatukan visi pembangunan daerah, yang mencakup penguatan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Peliput : Bidjuni



