Sabtu, Januari 17, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaHukum & KriminalAmblasnya Talud di Telaga Sarangan, Polsek Plaosan Imbau Wisatawan Waspada

Amblasnya Talud di Telaga Sarangan, Polsek Plaosan Imbau Wisatawan Waspada

DetailNews.id, Magetan – Bencana alam berupa tanah longsor atau amblasnya talud terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (17/1/2026). Peristiwa ini terjadi di sisi selatan Telaga Sarangan, tepatnya di Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

Kejadian bermula ketika seorang korban sedang duduk di sisi jalan tepat di atas talud Telaga Sarangan sambil berfoto dan berbincang. Tanpa disadari, tanah yang dipijak korban tiba-tiba bergerak menurun hingga amblas dan runtuh ke arah danau. Korban sempat terperosok dan berusaha menyelamatkan diri, namun tanah di sekitarnya kembali amblas.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir di tepi jalan terseret masuk ke Telaga Sarangan. Tercatat sebanyak tiga unit sepeda motor terlebih dahulu jatuh ke danau, disusul empat unit kendaraan roda dua lainnya setelah tanah kembali amblas. Total tujuh sepeda motor tercebur ke dalam telaga.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, personel Pos Polisi Sarangan segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami segera mendatangi lokasi dan bersama BPBD serta warga melakukan evakuasi korban,” ujar AKP Agus Budi Witarno.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kapolsek memastikan korban dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka serius.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, korban hanya mengalami syok dan sudah mendapat penanganan medis,” tambahnya.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, amblasnya talud diduga disebabkan oleh kondisi tanah yang tergerus air Telaga Sarangan. Titik longsor berada sekitar 70 meter di sisi talud tepi jalan kawasan wisata tersebut, saat korban berada di bagian atas talud.

Akibat kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta akibat kerusakan kendaraan roda dua yang tercebur ke dalam telaga. Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi kendaraan yang masuk ke danau.

Kapolsek Plaosan juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati, terutama saat berada di kawasan rawan bencana seperti daerah pegunungan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan, terutama di tengah potensi bencana hidrometeorologi yang masih tinggi,” pungkas AKP Agus Budi Witarno.

Peliput : Teguh

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments