DetailNews.id, Bolmong – Pelaksanaan rolling kepala sekolah di Kabupaten Bolaang Mongondow baru akan dimulai setelah proses pendataan peta jabatan guru selesai, demikian ditegaskan Wakil Bupati Dony Lumenta usai memimpin rapat rekonsiliasi pendataan tenaga pendidik SD dan SMP, Rabu (28/1).
Penegasan tersebut disampaikan Wabup Dony usai memimpin rapat rekonsiliasi pendataan tenaga pendidik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Pemkab Bolmong, Rabu (28/1).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Umarudin Amba, Sekretaris Dinas Pendidikan Abdullah Podomi, Kepala Bagian Organisasi Jenli Mongilong, serta jajaran kepala bidang, kepala seksi, dan para pengawas sekolah.
Menurut Wabup Dony, pendataan peta jabatan guru menjadi dasar utama dalam penataan manajemen pendidikan, termasuk dalam pengambilan keputusan rolling kepala sekolah.
“Pendataan ini penting agar kebijakan yang diambil berbasis data riil dan kebutuhan di lapangan, bukan asumsi,” tegas Dony.
Ia menjelaskan, peta jabatan guru disusun melalui proses sistematis yang memuat struktur jabatan, jumlah tenaga pendidik, serta kesesuaian antara beban kerja dan keahlian, baik untuk PNS maupun PPPK.
Selain itu, rapat juga membahas analisis kebutuhan pegawai untuk mengetahui adanya kelebihan atau kekurangan tenaga pendidik di setiap sekolah, sekaligus menilai efektivitas struktur organisasi.
Wabup Dony meminta tim yang telah dibentuk segera turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan pendataan faktual, termasuk inventarisasi data pegawai serta pengisian data riil jumlah guru dan tenaga kependidikan.
“Setelah seluruh data lengkap dan tervalidasi, barulah dilakukan penataan, termasuk rolling kepala sekolah,” pungkasnya.*
Peliput : Dade Paputungan







