DetailNews.id, Tarakan – Suasana malam takbiran di Tarakan Utara terasa berbeda tahun ini. Takbir Keliling Akbar Perdana yang digelar gabungan warga Juata Permai dan Juata Kerikil pada 20 Maret 2026 berlangsung meriah, penuh antusiasme, sekaligus sarat nuansa religius dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Ratusan warga dari berbagai RT turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan data panitia, sedikitnya 85 mobil dengan keterlibatan lebih dari 19 RT ikut dalam pawai takbir. Kegiatan ini juga didukung 20 unit sound system yang mengumandangkan gema takbir sepanjang rute.
Selain kendaraan roda empat, sekitar 300 rombongan motor ikut memadati jalannya kegiatan. Iring-iringan panjang peserta menyusuri sejumlah ruas jalan di Tarakan Utara sambil melantunkan takbir, menciptakan suasana malam yang khidmat namun tetap semarak khas Idulfitri.
Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H., didampingi Kapolsek Tarakan Utara IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat, S.Tr.K., secara resmi melepas peserta takbir keliling. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi syiar agama, tetapi juga berdampak positif bagi kebersamaan dan perekonomian warga.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Selain sebagai syiar agama, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan bahkan mampu menggerakkan perekonomian warga,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan ke depannya dengan melibatkan wilayah yang lebih luas.

“Tahun ini masih Juata Permai dan Juata Kerikil. Ke depan, kita harapkan bisa diperluas hingga Juata Laut agar seluruh masyarakat Tarakan Utara bisa ikut merasakan semaraknya takbir keliling,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Camat juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama perayaan Idulfitri.
“Saya berharap seluruh masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebersamaan, tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia ustadz Chandra Wijaya, S.T., M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan ini memang dirancang sebagai ajang pemersatu warga sekaligus syiar Islam.
“Takbir keliling ini tujuannya untuk mempersatukan warga Juata Permai dan Juata Kerikil dalam gema takbir. Kita ingin semua merasa satu, rukun, dan tentram,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh peserta tetap diarahkan menjaga nilai-nilai religius selama kegiatan berlangsung.

“Sound system memang banyak, tapi semuanya kita arahkan untuk mengumandangkan takbir. Kami tidak memperkenankan ada musik lain seperti dangdut atau sejenisnya, supaya kegiatan ini tetap bernilai ibadah dan penuh berkah,” tegasnya.
Terkait jumlah peserta, ia menyebutkan antusiasme masyarakat bahkan melebihi perkiraan awal. “Data awal sekitar 85 mobil, tapi kemungkinan yang ikut bisa sampai 150 kendaraan. Untuk sound system sekitar 26 unit, sementara rombongan motor diperkirakan lebih dari 300,” jelasnya.
Panitia juga telah menyiapkan pengaturan rute dan pengamanan sejak awal demi memastikan kegiatan berjalan lancar.
“Rute dimulai dari RT 8 Juata Permai menuju kawasan PNS, lanjut ke Bengawan, lalu kembali lagi ke Juata Permai sebagai titik akhir. Yang paling penting, kami selalu mengingatkan peserta untuk mengutamakan keselamatan, menjaga ketertiban, dan mengikuti arahan panitia,” tuturnya.
Chandra juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan dan aparat keamanan yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Ibu Camat dan pihak kepolisian yang sudah membantu pengamanan dari awal sampai akhir, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan tertib,” pungkasnya.

Dengan pengawalan dan koordinasi yang baik, Takbir Keliling Akbar Perdana ini berlangsung aman dan lancar. Kegiatan ini pun diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya menyemarakkan malam Idulfitri, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan warga di Tarakan Utara.
Peliput: Raden





