DetailNews.id, asahan – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 PT Bank Sumut yang digelar di kantor pusat Medan, Senin (6/4/2026), menjadi forum strategis untuk memperkuat permodalan dan arah pengembangan bank daerah tersebut menuju kategori KBMI 2.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen untuk mendorong Bank Sumut naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti (KBMI) 2. Langkah ini dinilai penting agar Bank Sumut semakin kuat, sehat, dan mampu bersaing di industri perbankan nasional.
Ia menyampaikan bahwa saat ini modal inti Bank Sumut telah mencapai sekitar Rp5,2 triliun dan masih membutuhkan tambahan sekitar Rp800 miliar untuk masuk kategori KBMI 2.
Dari Kabupaten Asahan, Wakil Bupati Rianto menyatakan dukungan terhadap penguatan peran Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, manajemen Bank Sumut diharapkan terus memperkuat modal, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan inovasi produk perbankan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Bank Sumut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk memperluas akses layanan keuangan di Kabupaten Asahan.
“Ke depan, Bank Sumut agar terus melakukan inovasi dan memperluas produk layanan perbankan, sehingga tidak hanya bergantung pada sektor APBD dan ASN, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat luas dan dunia usaha,” tambahnya.
RUPS tersebut turut dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, jajaran komisaris dan direksi Bank Sumut, OPD terkait, Kepala Cabang Bank Sumut Asahan, Plt Kepala BPKAD Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Peliput : Deddy



