DetailNews.id, Bulungan – Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kabupaten Bulungan menggelar rapat tahunan di ruang rapat Disnakertrans Kabupaten Bulungan pada Rabu (22/4/2026) dengan fokus utama membahas persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Rapat tersebut dihadiri oleh unsur tripartit yang terdiri dari pemerintah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta serikat pekerja/serikat buruh. Selain itu, sejumlah pihak terkait turut dilibatkan, seperti perwakilan perusahaan, Polda Kalimantan Utara, Polresta Bulungan, BIN Daerah (BINDA) Bulungan, Kodim 0903 Bulungan, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan Cabang Bulungan.
Pertemuan berlangsung lancar dan menghasilkan pembentukan panitia pelaksana May Day 2026. Namun demikian, sejumlah agenda kegiatan masih dalam tahap pembahasan mengingat waktu persiapan yang relatif singkat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bulungan, Hasanuddin, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa rapat kali ini tidak hanya merupakan agenda rutin tahunan, tetapi juga difokuskan untuk memastikan peringatan May Day tetap terlaksana.
“Walaupun persiapan tahun ini tidak dilakukan jauh-jauh hari seperti tahun sebelumnya, kami berharap peringatan Hari Buruh tetap menjadi momen penting dan tidak berlalu begitu saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya tengah mempertimbangkan berbagai alternatif kegiatan yang realistis untuk dilaksanakan dalam waktu terbatas. Salah satu opsi yang mengemuka adalah penyelenggaraan seminar atau sosialisasi terkait isu-isu ketenagakerjaan nasional, termasuk perkembangan kebijakan terbaru.
“Kami sempat memikirkan kemungkinan menghadirkan narasumber dari pusat untuk membahas isu-isu ketenagakerjaan. Namun tentu ada konsekuensi biaya. Karena itu, kami juga membuka opsi kegiatan lain yang lebih sederhana, seperti jalan santai atau kegiatan kebersamaan,” jelas Hasanuddin.
Lebih lanjut, keterlibatan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dalam rapat ini dinilai penting, mengingat isu jaminan sosial menjadi salah satu perhatian utama dalam dinamika ketenagakerjaan saat ini. Termasuk di dalamnya pembahasan terkait Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) yang juga menyinggung aspek perlindungan sosial.
Dengan waktu yang tersisa kurang dari dua minggu, LKS Tripartit Bulungan mendorong seluruh pihak untuk memberikan masukan konkret agar peringatan May Day 2026 tetap terselenggara secara bermakna.
“Apapun bentuk kegiatannya, yang penting semangat peringatan Hari Buruh tetap ada dan bisa dirasakan oleh para pekerja,” tutup Hasanuddin.
Peliput: Amin



