Kamis, Mei 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBulunganAliansi Ormas Kaltara Apresiasi Aparat Ungkap Kasus Mahfud Ghodal, 5 Orang Diamankan

Aliansi Ormas Kaltara Apresiasi Aparat Ungkap Kasus Mahfud Ghodal, 5 Orang Diamankan

DetailNews.id, Tanjung Selor – Aliansi Ormas Kalimantan Utara (ALOK), menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas pengungkapan kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang menimpa Mahfud Ghodal.

Abdul Manan bersama Sekretaris ALOK, Ridwan Bansir, mengucapkan terima kasih kepada aparat gabungan yang dinilai bergerak cepat menangani kasus tersebut, mulai dari unsur Detasemen Polisi Militer, Polda Kalimantan Utara, hingga Polresta Bulungan.

“Aliansi Ormas Kaltara mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan dan kerja keras aparat dalam mengungkap serta menangkap para pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap saudara Mahfud Ghodal,” ujar Abdul Manan, Kamis (21/5/26).

Mereka menilai langkah aparat yang telah mengamankan sejumlah terduga pelaku menunjukkan keseriusan dalam proses penegakan hukum. Bahkan, disebutkan terdapat oknum aparat yang ikut diamankan dalam perkara tersebut.

“Ini menjadi bukti bahwa aparat penegak hukum serius dan profesional menangani kasus ini tanpa pandang bulu. Insyaallah, kebenaran akan terungkap,” lanjut Abdul Manan.

ALOK mendampingi korban penculikan dan pengeroyokan menemui penasehat hukum untuk menindaklanjuti laporan korban dan proses hukum. Firma Hukum Lawyer Merah Aryono Putra, S.H., M.H., Arselino Septa Valdiantara, S.H.

ALOK juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang dinilai turut membantu percepatan penanganan kasus. Di antaranya Ketua RT 01 Tanjung Selor Hulu, Ami Umar Bahalwan, yang dinilai sigap merespons kejadian dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Achmad Djufrie, yang disebut langsung memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut, mengecam tindakan itu, serta berkoordinasi dengan Kapolda Kaltara.

Selain itu, masyarakat dan sejumlah pihak juga diapresiasi karena turut mengawal proses hukum melalui koordinasi dengan unsur intelijen Korem Kaltara dan DPRD Kaltara.

Hingga saat ini, menurut ALOK, sudah ada lima orang yang berhasil diamankan. Perkembangan penanganan kasus disebut sejalan dengan keterangan yang disampaikan korban.

Ridwan Bansir berharap proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami berharap proses hukum berjalan adil, transparan, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Kalimantan Utara,” tutupnya.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments