DetailNews.id, Jember – Langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam melakukan pembenahan data kemiskinan secara masif dan berbasis validasi lapangan mendapat apresiasi nasional karena dinilai berhasil meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial serta memperkuat arah kebijakan pengentasan kemiskinan di tingkat daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, dalam kegiatan Sosialisasi Rencana Induk (Rinduk) dan Inovasi Daerah di Gedung TB Taskin, Jakarta, Kamis (21/05/2026).
Dalam forum yang dihadiri perwakilan kementerian, lembaga, dan 14 pemerintah daerah itu, Jember dinilai layak menjadi praktik baik (best practice) nasional dalam penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya dalam memastikan program bantuan tepat sasaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa seluruh kebijakan pengentasan kemiskinan harus berbasis data mikro yang benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan melalui pendekatan By Name By Address (BNBA).
Dari sisi capaian, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat kemiskinan Jember turun dari 9,01 persen pada 2024 menjadi 8,67 persen pada 2025, dengan sekitar 8,01 ribu jiwa berhasil keluar dari garis kemiskinan, meski total penduduk miskin masih mencapai 216,76 ribu jiwa.
Pemkab Jember juga melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelompok Desil 1 dengan melibatkan puluhan ribu aparatur sipil negara (ASN) untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan akurasi data penerima bantuan.
Hasilnya, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian data seperti warga yang tercatat masih hidup namun telah meninggal dunia serta kepala keluarga yang sudah pindah dari wilayah Jember, sehingga menjadi dasar penting pembaruan data kemiskinan secara menyeluruh.
Pemkab Jember menegaskan bahwa pembaruan data ini menjadi fondasi utama untuk memastikan seluruh program bantuan sosial berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat miskin.
Peliput : Lukman





