DetailNews.id, Tarakan – Kebakaran lahan terjadi di Jalan Bengawan RT 18, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kamis (21/5/2026). Lahan seluas kurang lebih 50 x 70 meter terbakar dan diduga dipicu aktivitas pembersihan atau pembakaran lahan.
Beruntung, kebakaran berhasil dicegah agar tidak meluas berkat aksi cepat santri Pondok Pesantren Darul Qur’an bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Tarakan.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tarakan, Asril Maulid menjelaskan, pihaknya menerima laporan awal dari Staf Trantib Kelurahan Juata Permai sekitar pukul 14.05 WITA terkait munculnya titik api akibat aktivitas pembakaran lahan di wilayah RT 18.
“Karena lokasi kebakaran sangat dekat dengan Pondok Pesantren Darul Qur’an, para santri melakukan langkah cepat secara mandiri dengan pemadaman manual untuk mencegah api membesar,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Tarakan langsung melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi sekitar pukul 14.29 WITA.
“Jarak tempuh dari Markas Komando BPBD Kota Tarakan menuju lokasi sekitar 20 hingga 30 menit. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman dan pendinginan,” jelas Asril.
Proses penanganan berlangsung hingga pukul 16.30 WITA. Petugas memastikan titik api benar-benar padam untuk menghindari potensi kebakaran susulan.
Dalam penanganan tersebut, tim BPBD menerjunkan unsur personel di antaranya Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Rika Bulan Karolin, bersama anggota TRC lainnya.
BPBD Kota Tarakan juga mengerahkan satu unit armada R4 Hilux Fire, tiga roll selang kanvas 1,5 inci, nozel jet dan gun, serta satu mesin portable untuk membantu proses pemadaman.
Asril mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas atau hidrometeorologi yang dapat memicu api cepat membesar.
“Dalam kondisi panas seperti sekarang, api sangat mudah muncul dan menyebar. Jika melakukan pembakaran lahan, pastikan api benar-benar mati sebelum ditinggalkan,” tegasnya.
Saat ini kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak dalam peristiwa tersebut, sementara kerusakan tercatat berupa lahan terbakar seluas sekitar 50 x 70 meter.
Peliput: Raden





