Jumat, Mei 22, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungIsu Lama Kembali Diangkat, Dansatrol Bitung Pertanyakan Motif Oknum Wartawan

Isu Lama Kembali Diangkat, Dansatrol Bitung Pertanyakan Motif Oknum Wartawan

DetailNews.id, Bitung – Komandan Satrol Bitung, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Fritz E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait pemberitaan yang kembali menyeret namanya dalam dugaan penyebaran isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Marvill membantah keras seluruh tudingan tersebut dan menilai narasi yang beredar tidak dibangun melalui proses konfirmasi langsung serta verifikasi yang utuh.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (22/5/2026), Marvill menegaskan persoalan tersebut sebelumnya telah diklarifikasi dan bahkan telah melalui proses mediasi bersama sejumlah pihak terkait.

“Semua tuduhan yang diarahkan kepada saya tidak benar dan tidak berdasar. Persoalan ini sudah pernah diklarifikasi sejak awal dan saat ini sedang berjalan melalui mekanisme hukum yang berlaku,” kata Marvill.

Ia menilai pemberitaan yang kembali mengangkat isu lama justru berpotensi memicu kegaduhan publik dan mengganggu situasi sosial yang selama ini terjaga di Kota Bitung.

Menurut Marvill, isu yang dibangun melalui potongan rekaman suara tanpa substansi utuh berisiko membentuk persepsi keliru di tengah masyarakat.

“Rekaman yang dimuat di sejumlah pemberitaan merupakan potongan percakapan yang tidak utuh. Substansi pembicaraan itu bukan ditujukan kepada masyarakat Jawa, melainkan berkaitan dengan persoalan internal terhadap oknum tertentu di lingkungan Satrol,” ujarnya.

Marvill juga menyoroti tidak adanya upaya konfirmasi langsung kepadanya sebelum sejumlah pemberitaan dipublikasikan.

“Saya sangat menyayangkan karena tidak ada konfirmasi langsung kepada saya sebagai pihak yang diberitakan. Padahal prinsip dasar jurnalistik mengedepankan verifikasi dan keberimbangan informasi,” tegasnya.

Menurut dia, isu yang dikonstruksi menjadi narasi SARA merupakan persoalan serius yang seharusnya ditangani secara hati-hati.

“Jangan membangun opini dari informasi sepihak. Isu SARA bukan persoalan ringan. Dampaknya bisa luas dan mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat,” kata Marvill.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki sentimen terhadap kelompok etnis tertentu sebagaimana narasi yang berkembang.

“Istri saya orang Jawa. Orang tua dari pihak ayah saya juga orang Jawa. Saya dekat dengan paguyuban Jawa di Bitung. Sangat tidak masuk akal jika saya dituduh menjelekkan suku tertentu,” ujarnya.

Marvill mengungkapkan persoalan tersebut sebelumnya telah dimediasi bersama sejumlah elemen, termasuk KKJ Bitung, KKJ Sulawesi Utara, hingga Kerukunan Keluarga Jawa Tulen se-DKI Jakarta.

Menurutnya, berbagai pihak tersebut tidak memberikan respons terhadap narasi yang berkembang karena menilai pemberitaan yang muncul hanya bersumber dari satu sisi.

“Semua sudah pernah diklarifikasi. Kami sudah menempuh ruang komunikasi, mediasi, bahkan langkah resmi sesuai mekanisme yang ada,” katanya.

Lebih lanjut, Marvill memastikan pihaknya telah mengambil langkah hukum melalui somasi dan saat ini menunggu tindak lanjut dari Dewan Pers sebelum proses berikutnya dilanjutkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Persoalan ini sudah kami somasi dan saat ini kami sedang menunggu proses di Dewan Pers untuk langkah lanjutan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Meski mengaku dirugikan, Marvill mengaku masih membuka ruang komunikasi kepada seluruh pihak.

“Saya tetap membuka ruang klarifikasi. Tetapi jika ada pemberitaan yang terus dibangun tanpa konfirmasi dan merugikan nama baik saya, tentu ada mekanisme hukum yang akan kami tempuh,” katanya.

Di akhir keterangannya, Marvill mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas Kota Bitung yang selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung keberagaman dan toleransi.

“Bitung dibangun dengan semangat persatuan. Jangan sampai isu lama yang sudah diklarifikasi kembali dimainkan dan justru memecah kebersamaan yang selama ini kita jaga bersama,” pungkasnya.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments