DetailNews.id, Kotamobagu – Bencana banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, menggugah kepedulian mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu. Melalui aksi kemanusiaan yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), para mahasiswa berhasil mengumpulkan bantuan senilai Rp17.595.500 untuk membantu warga terdampak banjir.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan selama tiga hari. Dana yang terkumpul kemudian dibelanjakan menjadi berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan mendesak yang dibutuhkan masyarakat terdampak di Desa Solimandungan Bersatu dan Desa Komangaan.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin (1/6/2026) dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IKTGM, Hafsiah Khairunnisa Mokodompit, S.Tr.Keb., M.Kes, bersama Ketua BEM Adin Mohi, Wakil Ketua BEM Moh. Fahri Walagadi, pengurus HMJ, serta mahasiswa IKTGM lainnya.
Ketua BEM IKTGM, Adin Mohi, mengatakan aksi tersebut lahir dari rasa kemanusiaan dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Ketika melihat berita tentang banjir yang terjadi, kami merasa hanya memiliki dua pilihan, yaitu diam dan menjadi penonton atau bergerak untuk membantu. Kami memilih bergerak karena hati nurani dan rasa solidaritas yang tinggi terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Sebelum bantuan disalurkan, BEM dan HMJ menggelar rapat koordinasi untuk menyusun langkah-langkah aksi kemanusiaan. Selanjutnya, para mahasiswa turun ke jalan melakukan penggalangan dana di kawasan lampu merah Kelurahan Molinow, Kota Kotamobagu, serta membuka donasi bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.
Dukungan masyarakat pun mengalir cukup besar. Dana yang berhasil dihimpun digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, telur, minyak goreng, serta kebutuhan penting lainnya.
Selain bahan pangan, bantuan yang disalurkan juga mencakup obat-obatan, vitamin, air bersih, alat tulis untuk siswa terdampak, tikar, dan sejumlah peralatan rumah tangga.
Adin menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan relawan yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang telah berkontribusi. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” katanya.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan mahasiswa IKTGM ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di kalangan generasi muda. Di tengah masa pemulihan pascabanjir, dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani aktivitas mereka seperti sediakala.
Peliput : Owen






