DetailNews.id, Tanjung Selor – BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) serta pemerintah kabupaten/kota se-Kaltara membahas percepatan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) dalam rapat yang digelar di Hotel Luminor Tanjung Selor, Kamis (11/6/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya menyusun langkah strategis guna memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di Kaltara yang hingga kini masih berada di bawah target nasional.
Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, capaian UCJ Kaltara hingga Mei 2026 tercatat sebesar 46,80 persen. Angka itu masih cukup jauh dari target nasional sebesar 80,7 persen yang ditetapkan pemerintah pada akhir 2026.
Dari lima kabupaten/kota di Kaltara, Kabupaten Bulungan mencatat capaian tertinggi sebesar 52,10 persen, disusul Kota Tarakan 50,14 persen, Kabupaten Nunukan 45,68 persen, Kabupaten Malinau 33,16 persen, dan Kabupaten Tana Tidung 25,15 persen.
Wakil Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Budi Jatmiko, mengatakan masih terdapat sekitar 119 ribu pekerja di Kaltara yang belum terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, jumlah tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus dituntaskan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Harapan kami setelah kegiatan ini ada langkah-langkah strategis yang bisa kita lakukan bersama. Paling tidak angka 119 ribu pekerja yang belum terlindungi itu bisa kita capai agar target UCJ tahun 2026 terpenuhi,” ujar Budi, Kamis (11/6/2026).
“Target yang harus dicapai oleh Kaltara pada tahun 2026 sebesar 80,7 persen. Karena itu diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemerintah daerah,” sambungnya.
Selain mengejar target kepesertaan, rapat tersebut juga membahas verifikasi data peserta penerima bantuan iuran agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
Budi menjelaskan, pembaruan data perlu dilakukan secara berkala karena sebagian penerima bantuan kemungkinan sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.
“Kalau sudah bekerja, tentu tidak lagi menjadi prioritas bantuan pemerintah. Karena program ini memang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki risiko sosial ekonomi tinggi,” katanya.
Ia menegaskan, perluasan perlindungan pekerja rentan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah provinsi. Pemerintah kabupaten dan kota memiliki peran penting dalam pendataan serta verifikasi di lapangan.
Dalam rapat itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memaparkan sejumlah manfaat yang telah diterima peserta, mulai dari santunan kecelakaan kerja, santunan kematian hingga beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang meninggal dunia.
Menurut Budi, manfaat tersebut menjadi bukti nyata bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko.
Selain dukungan pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong perusahaan yang berinvestasi di Kaltara agar ikut berkontribusi membantu perlindungan pekerja rentan yang belum terjangkau program pemerintah.
“Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap semakin banyak pekerja rentan yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto, menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, tetapi juga berperan dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi sebuah keharusan agar manfaat perlindungan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya para pekerja rentan,” kata Denny.
Menurutnya, Kaltara memiliki tantangan tersendiri dalam meningkatkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain wilayah yang luas, masih banyak pekerja sektor informal seperti nelayan, petani, pekerja perkebunan, pekerja konstruksi, hingga pelaku usaha mikro yang belum terlindungi.
Karena itu, Denny berharap adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai pihak untuk meningkatkan cakupan kepesertaan di Kalimantan Utara.
Peliput: Raden






