DetailNews.id, Cilacap – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap kembali menggelar Orientasi Kepalangmerahan sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas pengurus di tingkat kecamatan. Kali ini, kegiatan menyasar pengurus PMI Distrik Majenang dan dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, puluhan pengurus PMI dari sejumlah kecamatan mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, kebencanaan, hingga penguatan organisasi dan sumber daya manusia (SDM).
Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, mengatakan orientasi ini penting mengingat banyaknya pengurus baru yang bergabung di tingkat kecamatan.
“Kebetulan banyak pengurus PMI di tingkat kecamatan yang baru, sehingga sangat perlu adanya orientasi,” ujar Farid.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 168 pengurus PMI yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Cilacap. Masing-masing kecamatan memiliki tujuh orang pengurus yang terdiri dari pengurus lama dan pengurus baru.
Menurut Farid, para pengurus kecamatan memiliki peran strategis sebagai kepanjangan tangan PMI Kabupaten sekaligus menjadi ujung tombak pelayanan sosial kemanusiaan di wilayah masing-masing.
“Dari 24 kecamatan, pengurusnya masing-masing ada tujuh orang, dan dari ketujuh orang ini ada pengurus lama dan ada pengurus yang baru,” katanya.
Farid menambahkan, pelaksanaan orientasi dilakukan secara bertahap. Kegiatan diawali di Distrik Kroya, kemudian berlanjut di Distrik Sidareja, dan ditutup di Distrik Majenang.
Untuk wilayah Majenang, orientasi diikuti oleh pengurus PMI dari lima kecamatan, yakni Karangpucung, Wanareja, Majenang, Cimanggu, dan Dayeuhluhur.
Selain materi mengenai donor darah dan organisasi, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang kebencanaan dan kerelawanan yang menjadi bagian penting dari tugas-tugas PMI di lapangan.
Melalui kegiatan orientasi ini, PMI Cilacap berharap seluruh pengurus, khususnya yang baru dilantik, dapat memahami tugas, fungsi, dan prinsip-prinsip organisasi secara menyeluruh. Dengan demikian, mereka mampu menjalankan misi kemanusiaan secara optimal dan sesuai dengan aturan organisasi PMI.
Orientasi Kepalangmerahan ini menjadi bagian dari komitmen PMI Cilacap dalam memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan.
Peliput : Sani






